Breaking News:

Salat Jumat di Masa Pandemi Covid 19

Banjarmasin Masih Zona Merah, Masjid Raya Tak Gelar Salat Jumat, Masjid Jami Tambah Tenda

Ketua Umum Pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin, H Darul Quthni MH, Rabu (17/6), beralasan Banjarmasin masih zona merah.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Masjid Raya Sabilal Muhtadin di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel ). 

Hal itu karena pengurus menambah tenda untuk jemaah yang tidak tertampung di ruang utama akibat pengaturan jarak.

“Insya Allah pengurus masjid Jami akan merapatkan surat ini. Insya Allah jika tujuannya jaga jarak nanti kita pertimbangkan lagi,” paparnya.

Sedangkan Sekretaris Pengurus Masjid Agung Al Karomah Martapura, Syarani Saleh, saat dihubungi BPost, kemarin, mengaku belum mengetahui mengenai edaran DMI tentang salat Jumat dua gelombang berdasarkan angka terakhir nomor telepon seluler.

“Kami belum menerima suratnya dan baru ini juga tahu,” ujarnya.

Selama ini Masjid Agung Al Karomah Martapura menerapkan protokol kesehatan mulai dari cek suhu tubuh, jemaah diharuskan memakai masker dan diminta membawa kantongan alas kaki serta menerapkan pengaturan jarak.

Selain itu jemaah diwajibkan berwudu dari rumah masing-masing, membawa sajadah sendiri serta disemprot disinfektan saat akan masuk ke masjid.

“Kami sudah menjalankan protokol kesehatan dan tertib saja,” ujarnya.

Salat Jumat dengan dua gelombang, menurutnya, tak perlu dilakukan karena area masjid luas.

Selain itu penerapan dua gelombang berdasarkan nomor ganjil genap ponsel jemaah sulit dilakukan.

“Tidak semua hapal nomor handphone dan tidak semua memiliki handphone, apalagi jamaah juga tidak semua datang membawa handphone. Khawatirnya justru malah ribut kalau seperti itu,” jelasnya.

Oleh karena itu Masjid Agung Al Karomah Jumat mendatang akan tetap menggelar salat Jumat dengan aturan seperti sebelumnya. (edisi cetak)

Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved