Salat Jumat di Masa Pandemi Covid 19

Dinilai Tak Cocok Diterapkan di Kalsel, DMI Bagi Salat Jumat Dua Gelombang

Menurut Irhamsyah, Kalsel memiliki banyak masjid, ukurannya pun luas. Bahkan banyak yang bertingkat dua.

banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Jamaah Salat Jumat di Masjid Al Akbar menjaga jarak sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku untuk menggelar ibadah berjamaah di tengah pandemi Covid 19 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Edaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengenai salat Jumat dua gelombang telah sampai kepada pimpinan wilayah Kalimantan Selatan.

Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) DMI Kalsel, H Irhamsyah Safari, membenarkan adanya surat DMI tersebut.

“Kami melihat penerapannya tidak bisa dilaksanakan di semua daerah. Melihat situasi dan kondisi. Mungkin pembagian jemaah berdasarkan nomor ganjil genap telepon selulernya juga tidak pas diterapkan di Kalsel. Cocoknya di masjid-masjid Jakarta saja,” kata Irhamsyah, Rabu (17/6).

Menurut Irhamsyah, Kalsel memiliki banyak masjid, ukurannya pun luas.

VIRAL Doker Gigi Cantik Bugil Berdiri di Tepi Jalan, Stres Suami & Anak Tewas Kena Covid-19

Aksi Nyeleneh Vanessa Angel Gunakan Kolor Suami untuk BH, Netizen Bingung Bagaimana Masuknya

Kisah Anggota Tagana Kapuas Tangani Jenazah Covid-19, Awalnya Khawatir Kini Justru Bangga

Bahkan banyak yang bertingkat dua.

Selain itu banyak masjid yang memiliki halaman luas.

Dengan demikian pembagian jemaah tidak perlu dilakukan.

DMI mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan salat Jumat dalam dua gelombang.

Edaran ditujukan kepada masjid yang memiliki banyak jemaah seperti membludak hingga ke jalan.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved