Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Limbah Covid-19 Selama Dua Bulan di Kota Banjarbaru Sebanyak 305,45 Kg

Dalam waktu dua bulan, April dan Mei 2020, DLH Kota Banjarbaru musnahkan 305 kilogram limbah penanganan Covid-19 di sejumlah tempat perawatan pasien.

Penulis: Aprianto | Editor: Alpri Widianjono
DLH KOTA BANJARBARU UNTUK BPOST GROUP
Petugas Dinas Lingkungan Hidup Banjarbaru (DLH) Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), mengambil limbah B3 infeksius. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Selama terjadi wabah virus corona atau Covid-19, sejumlah fasilitas kesehatan dan tempat karantina pasien di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), menghasilkan limbah B3 infeksius.

Sejak April hingga Mei, dalam penanganan Covid-19 di Kota Banjarbaru, terdata ratusan kilogram limbah B3 infeksius.

Limbah B3 Infeksius itu diangkut secara khusus oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru dari lokasi fasilitas kesehatan dan lokasi karantina.

Selanjutnya dimasukkan ke incenerator RSUD Idaman Kota Banjarbaru untuk dimusnahkan.

Menurut Kabid Penegakan Hukum dan Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru, Shanty Eka,  selama periode April hingga Mei ada 305,45 kilogram limbah B3 infeksius.

Limbah Covid-19 RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Dimusnahkan di Sini

Karantina Khusus Pasien Kasus Covid-19 Kalsel Hasilkan 150 Kg Limbah

VIDEO Dinas LH Banjarbaru akan Pasang Tempat Sampah Khusus untuk Limbah Infeksius

"Semua limbah ini, khusus dari Kota Banjarbaru dan limbah dimusnahkan ke Incenerator RS Idaman Kota Banjarbaru," katanya, kemarin.

Limbah B3 Infeksius ini berasal dari penanganan Covid-19 di Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, puskemas, lokasi karantina di Ambulung, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) dan lokasi karantina di LPMP Banjarbaru.

"Kita ada dua petugas yang khusus untuk mengangkut limbah Limbah B3 infeksius," ujarnya.

Disebutkannya, pengambilan limbah ini dilakukan dua kali dalam seminggu dari lokasi pelayanan kesehatan dan lokasi karantina yang ada di Kota Banjarbaru.

Petugas yang melakukan pengambilan sampah mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) setiap melakukan pengambilan sampah Limbah B3 Infeksius.

Dua petugas itu juga disiapkan vitamin untuk menjaga imun mereka. Selain itu, para petugas, setelah melakukan pekerjaan pengambilan limbah disemprot disinfektasi.

"Kami juga memantau kondisi kesehatan mereka. Selalu kami ingatkan untuk berhati-hati, jaga kesehatan selama betugas," pesannya.

Untuk lokasi pelayanan kesehatan dan lokasi karantina, DLH Kota Banjarbaru juga menyiapkan fasilitas khusus untuk limbah B3 infeksius. Sehingga, para petugas cukup mengambil limbah sampah itu dari fasilitas yang telah disiapkan.

(Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved