Wisata Religi di Banjarmasin
Sejarah Singkat Sultan Suriansyah, Raja Banjar Pertama yang Masuk Islam
Pangeran Samudera adalah putra mahkota pewaris tahta kerajaan negara Dipa di negara Daha putra dari Maharaja Sukarama.
Penulis: Mariana | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Semasa kecil sebelum memeluk Islam, Sultan Suriansyah bernama Raden Samudera kemudian berganti Pangeran Samudera.
Pangeran Samudera adalah putra mahkota pewaris tahta kerajaan negara Dipa di negara Daha putra dari Maharaja Sukarama.
Sukarama adalah raja Banjar Hindu kelima yang kerajaannya berpusat di tepi sungai Nagara.
Pangeran Samudera mendapat wasiat dari ayahnya untuk mewarisi tahta kerajaan.
Hal ini membuat para pangeran yang lain kecewa.
• Kompleks Makam Sultan Suriansyah Resmi Dibuka, Pengurus Imbau Peziarah Terapkan ini
• Bantu Ekonomi Masyarakat, Penjual di Sekitar Kompleks Makam Sultan Suriansyah bakal Dibuatkan Kios
Termasuk Pangeran Tumenggung dan Pangeran Mangkubumi.
Saat Raja Sukarama meninggal, Pangeran Samudra yang saat itu berusia 7 tahun diselamatkan oleh Arya Tranggana dengan dihanyutkan di sungai Nagara yang bermuara ke Banjarmasin.
Sementara Pangeran Samudera di Banjarmasin dirawat dan diangkat oleh Patih Masih.
Patih senior yang disegani yang membawahi 4 distrik, mewakili empat arah mata angin di Bandarmasih (Banjarmasin).
Pangeran Samudera pun dinobatkan menjadi raja setelah meraih kemenangan memerangi penjajah dari kota yang dulu bernama Bandarmasih.
"Kemenangan yang diraih oleh Pangeran Samudera dibantu oleh Kerajaan Demak yang sewaktu itu mengutus Syekh Maulana Syarif Hidayatullah atau lebih dikenal dengan Khatib Dayan," jelas Ketua Harian dan Pengelola Kompleks Makam Sultan Suriansyah, H Achmad Yamani.
Atas bantuan tersebut pada 24 September 1526, Pangeran Samudera memeluk Islam dan bergelar Sultan Suriansyah.
Tahun tersebut dijadikan tahun berdirinya Kota Banjarmasin.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kompleks-makam-sultan-suriansyah-resmi-dibuka-dihadiri-pengurus-dan-peziarah.jpg)