Kue Khas Banjar Ala Marni

Selalu Dirindukan Pelanggan, Citarasa Kue Olahan Marni di Kapuas Bertahan Sampai Belasan Tahun

Kue khas Banjar olahan Marni memiliki cita rasa yang bikin pelanggannya merindukannya.

banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Aktivitas pengolahan kue ala Marni di Kota Kualakapuas, Kalimantan Tengah 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Saat Bulan Ramadan, menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang makanan, minuman dan takjil untuk berbuka puasa yang setiap harinya diburu para pelanggan.

Terutama bagi para penjual kue atau wadai khas Banjar yang bermunculan di Bulan Ramadan. Berlomba untuk menjajakan olahan kue nya yang beragam, mulai dari bingka, amparan tatak dan lain sebagainya.

Diantaranya ada pula pedagang dengan "brand" penjualan kue sudah dikenal selama bertahun-tahun. Misal olahan kue khas Banjar ala Marni yang ada di Kota Kualakapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagi warga Kota Air, kue ramadan olahan Marni tentu tak diragukan lagi soal rasa. Tak heran, tempat jualan kue Marni selalu ramai setiap harinya.

Di sini Lokasi Tempat Pengolahan Kue Marni yang Terkenal di Kapuas

Bertahan Belasan Tahun, Cita Rasa Kue Marni Begitu Khas dan Dirindukan Warga Kapuas

Kini Punya Banyak Cabang di Kapuas, Marni Awali dari Bisnis Rumahan Kue Khas Banjar

Menariknya, bisnis rumahan itu diketahui memiliki sembilan titik atau cabang penjualan di seputaran Kota Kualakapuas.

Bukan saja Marni yang menjualnya, ada juga pedagang pengecer yang sudah lebih dahulu membelinya di rumah produksi untuk dijual atau dijajakan kembali.

Tak sulit mencari tempat dimana menjual kue khas Banjar Ramadan ala Marni, ada saja di tepi-tepi jalan kawasan ramai berbaur dengan pedagang kue lainnya.

Cirinya, tempat yang menjual kue Marni, pasti menyertakan tanda tulisan "Jual Wadai Ramadan Khas Banjar Marni" agar pelanggan tahu yang dijual di tempat tersebut adalah olahan Marni.

Dengan sendirinya pun pembeli berdatangan setiap harinya, membeli ragam kue olahan Marni.

Rasanya tak berlebihan menyebut kue Marni merajai pasar kue ramadan di Kota Kualakapuas.

Menarik pula untuk melihat secara langsung bagaimana bisnis yang dijalani oleh Marni.

Dimana semua aktivitas pengolahan kue dilakukan di rumahnya di Jalan Barito Gang Bina Warta, Kualakapuas. Pagi hari adalah jam sibuk Marni dan belasan karyawan nya mengolah kue.

Kue yang sudah jadi ditata dengan rapi dan tak lama dibawa untuk dijajakan dan dijual di lapak atau tempat yang menjadi titik atau cabang penjualan di lokasi strategis tepi jalan.

"Alhamdulillah, berkah di Bulan Ramadan. Ragam kue kami olah di sini. Usaha ini sudah sebelas tahun saya geluti," kata Marni.

Tentu tak langsung besar dengan orderan banyak seperti sekarang. Marni merintis usahanya mulai bawah. Kualitas kue olahan pun jadi kunci utama kesuksesan, baik itu dari segi rasa hingga tampilan.

Tempat usaha olahan kue Marni pun tertata rapi dan kebersihan adalah yang utama baginyasaat bekerja. Selain itu tentunya ada resep dan tangan terampil yang menjadikan cita rasa kue ala Marni banyak disukai.

"Kalau yang paling banyak dicari itu, amparan tatak dan bingka, pokoknya oke lah rasanya. Kue lain juga, macam-macam yang kami olah," ujarnya.

Marni juga mengatakan bahwa ia mengolah ragam kue itu tidak hanya pada saat bulan ramadan saja.

Tetapi juga pada hari-hari biasa karena ada saja masyarakat yang memesan kue padanya. Baik untuk acara ulang tahun, acara pernikahan, perkawinan dan pesanan untuk acara lainnya.

"Untuk pelanggan tidak hanya dari Kapuas, juga dari luar daerah. Ada yang dari Kabupaten Pulangpisau hingga Palangkaraya," ungkapnya.

Kini Punya Banyak Cabang di Kapuas, Marni Awali dari Bisnis Rumahan Kue Khas Banjar

VIDEO Ragam Olahan Kue ala Marni yang Terkenal di Kualakapuas Kalteng

Diakui oleh Marni jika saat bulan suci Ramadan seperti sekarang, pesanan kuenya meningkat.

"Tentu jauh meningkat pesanan dari hari biasa, omset yang didapat, Alhamdulillah tentunya meningkat pula, berkah Bulan Ramadan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)


Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved