Wabah Corona di Kalsel

Pasien Positif Tanpa Gejala Boleh Pulang dan Karantina Mandiri, Begini Rumah Layak Karantina

kategori rumah layak karantina memiliki ventilasi cukup, ruang isolasi 14 persen dari luas lantai, ada orang yang melayani, tidak ada lansia dan bayi

BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Juru bicara GTPP Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalsel, Machli Riyadi. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kebijakan diterapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin terhadap pasien Covid-19 khususnya yang sudah tidak memiliki gejala klinis.

Semestinya pasien baru bisa meninggalkan rumah sakit setelah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab.

Namun belakangan pasien yang sudah tidak menunjukkan gejala klinis bisa meninggalkan rumah sakit meski hasil swabnya belum keluar.

“Berdasarkan pemantauan kami, banyak pasien asal Banjarmasin sudah tidak bergejala klinis atau tinggal menunggu hasil swab. Karena tidak bergejala, kenapa tidak dibawa ke rumah karantina milik pemerintah saja. Kami sudah berkomunikasi dengan rumah sakit. Prinsip dasarnya sesuai standar operasional prosedur yakni harus ada pernyataan dokter penanggungjawab bahwa pasien secara klinis sudah tidak perlu dirawat inap atau hanya menunggu hasil swab,” ujar Kadinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, Jumat (19/6).

Penyebab Dokter Gigi Tanpa Busana di Surabaya, Tak Benar Suami dan Anaknya Kena Covid-19

Bisa Sering Jumpa BTS Jika Lolos Audisi, Big Hit Siapkan Syarat Sulit

Berikut Ini Amalan Sunah Saat Gerhana Matahari Bagi Umat Muslim, Dianjurkan Salat Gerhana

Hal ini, menurutnya, untuk menyikapi antrean pasien Covid-19 di rumah sakit akibat keterbatasan ruangan isolasi.

“Dengan kebijakan ini, pasien yang antre di instalasi gawat darurat otomatis bisa masuk, sehingga persoalan di rumah sakit kekurangan tempat dan sebagainya akan teratasi,” katanya.

Meskipun pasien yang menunggu hasil swab diarahkan ke beberapa rumah karantina, Machli pun tak menampik jika ada pasien yang minta pulang untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

“Kalau di rumah harus dengan catatan ada petugas yang melakukan visitasi dan rumahnya layak untuk karantina sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan,” katanya.

Ditanya mengenai kategori rumah layak karantina, Machli pun membeberkan beberapa di antaranya.

“Rumah itu memiliki ventilasi cukup, ruang isolasi 14 persen dari luas lantai, ada orang yang melayani dan tidak ada lansia serta bayi di rumah itu,” jelasnya.

Machli pun menyatakan sudah memulangkan beberapa pasien.

“Sejak Senin tadi diberlakukan dan pihak rumah sakit sudah mulai menyikapi. RSUD Ansari Saleh sudah memulangkan empat pasien. Kemarin, RSUD Sultan Suriansyah berencana memulangkan empat orang. RSUD Ulin juga berencana memulangkan mereka yang tidak bergejala,” pungkas Machli. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved