Ekonomi dan Bisnis

Songsong Era New Normal, UMKM Dituntut Cermat Lihat Peluang

Data yang diperoleh dari Kementerian Kemenkop UKM setidaknya ada 163.713 UMKM dan 1.785 koperasi terkena dampak Covid-19.

banjarmasinpost.co.id/mariana
Toko oleh-oleh Borneo Braid, salah satu jenis UMKM di Banjarmasin. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah menyiapkan era kenormalan baru atau new normal sembari terus menekan penyebaran pandemi Covid-19, demi menggerakkan kembali perekonomian imbas virus tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) (Kemenkop UKM) setidaknya ada 163.713 UMKM dan 1.785 koperasi terkena dampak Covid-19.

Turunnya permintaan secara signifikan menjadi permasalahan utama bagi ekonomi UKM.

Di tahun sebelumnya sektor UMKM berkontribusi tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Data lainnya menyebutkan bahwa UMKM saat ini mencapai 99,7 persen dengan sumbangan Product Domestic Bruto (PDB) mencapai 60,34 persen.

VIDEO Wacana Pemko Beri Pinjaman Modal Usaha Bagi UMKM

VIDEO Selamatkan UMKM, Kadin Kotabaru Jamsyar Sepakati Penjanjian

Berikan Tenor 3 Tahun, Pertamina Bantu Modal Usaha UMKM dan Pangkalan Gas di Kalimantan

Sementara kontribusi terhadap total tenaga kerja sebesar 97 persen dan membantu mengurangi angka pengangguran. Sedangkan kontribusi ekspor sekitar 14,17 persen.

Founder OK OCE, Sandiaga Uno mengatakan, untuk bertahan pada situasi saat ini, masyarakat harus bijak dalam merancang strategi dan inovasi dalam berbisnis dengan memilih sektor bisnis yang menjadi prioritas sektor Covid-19 benefit.

"Tahun 1998 dan 2008 sektor korporasi sempat bailout akibat krisis yang terjadi di negara ini, tapi UMKM tetap kokoh dan tangguh sebagai frontman dalam menyelamatkan perekonomian nasional. Namun, 2020 UMKM menjadi yang paling terpukul jatuh di ronde awal," papar Sandiaga Uno dalam virtual talkshow.

Ia menambahkan, pemerintah dan korporasi perlu memperhatikan bagaimana cara meningkatkan kewirausahaan melalui generasi millennial yang sebenarnya 55 persen ingin mandiri dengan membuka usaha sendiri.

Halaman
123
Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved