Pilgub Kalsel 2020

DPP Gerindra Belum Jawab Ajakan Denny untuk Berkoalisi dengan Partai Demokrat

Gerindra Kalsel belum dapat arahan DPP Gerindra terkait ajakan berkoalisi dengan Partai Demokrat yang diajukan Denny Indrayana dalam pilgub Kalsel.

GERINDRA KALSEL UNTUK BPOST GROUP
Denny Indrayana kembalikan berkas pendaftaran cagub Kalsel tahun 2020 yang diterima Ketua DPD Gerindra Kalsel, H Abidin, beberapa waktu lalu. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Salah satu nama yang sudah menyatakan niat maju sebagai calon gubernur di Pilkada Kalsel Desember 2020 mendatang, Prof H Denny Indrayana sudah menyerahkan surat tugas yang diterimanya dari DPP Partai Demokrat ke Partai Gerindra.

Surat tugas yang berisi arahan untuk mencari koalisi partai politik agar dapat mengusungnya maju di Pilkada Kalsel 2020 tersebut diserahkan Denny melalui DPD Partai Gerindra Provinsi Kalsel sejak Senin (1/6/2020).

Namun hingga Senin (22/6/2020), Partai Gerindra belum memberikan jawaban resmi atas surat tugas yang dilayangkan Denny tersebut.

Hal ini dibenarkan Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Kalsel, Ilham Nor. Katanya, surat tersebut sudah diteruskan ke DPP Partai Gerindra untuk ditindaklanjuti dan pihaknya masih belum menerima arahan lanjutan.

"Sudah diteruskan dikirim ke Jakarta. Jadi, kami tunggu bola dari sana," kata Ilham saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Senin (22/6/2020).

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalsel, H Rusian menyatakan berharap Denny segera dapat mengamankan koalisi dengan partai politik lainnya sesuai surat tugas yang diterimanya jika ingin mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat di Pilkada Kalsel 2020.

Surat Tugas dari Partai Demokrat, Ini Langkah Denny di Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Kalsel 2020: Denny Indrayana Kantongi Restu Partai Demokrat Jadi Cagub Kalimantan Selatan

Pilkada Kalsel 2020 - Dipastikan Digelar 2020, Bakal Calon Tancap Gas Sosialisasikan Diri

KPU Kalsel Hitung Ulang Anggaran Tambahan Kelengkapan Alat Pelindung Diri, Ini Tanggapan Gubernur

Pilkada Saat Wabah Corona, KPU dan Bawaslu Kalsel Minta APD ke DPRD

Pasalnya, perolehan Kursi Partai Demokrat di Parlemen Provinsi Kalsel dari hasil Pemilu Legislatif 2019, yaitu sebanyak tiga kursi,  tidak mencukupi untuk mengusung bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel tanpa berkoalisi.

Setidaknya diperlukan tambahan 8 kursi agar bisa mengusung bakal pasangan calon.

Apalagi kata Rusian, biasanya surat tugas yang diberikan DPP Partai Demokrat kepada bakal calon memiliki batas waktu selama 15 hari.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved