Berita Banjarmasin

VIDEO Pengusaha Tempuh Jalur Hukum Soal Bailho Ditertibkan Satpol PP Banjarmasin

Mantan Plt Kasatpol PP Kota Banjarmasin dilaporkan pengusaha advertising ke Polda Kalsel atas tuduhan perusakan baliho bando.

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengusaha advertising selaku pemilik bando yang ditertibkan Satpol PP Kota Banjarmasin, menepati janjinya untuk memilih jalur hukum dan secara resmi melaporkannya ke Polda Kalsel, Senin (22/6/2020).

Hal ini diutarakan Winardi Sethiono selaku perwakilan dari pengusaha advertising yang merasa dirugikan atas pembongkaran bando.

"Kami menyayangkan pembongkaran bando kemarin. Dan kejadian ini memaksa kami untuk melaporkan ke Polda Kalsel. Dan permasalahan ini kami serahkan kepada kuasa hukum kami," kata Winardi saat menggelar jumpa pers di salah satu kafe di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin.

Kuasa hukum pengusaha advertising, Hotman N Simangunsong yang juga hadir, menerangkan, terlapor adalah mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Ichwan Noor Chalik yang memimpin eksekusi penertiban serta pembongkaran bando tersebut. 

"Yang melapor atas nama beberapa pengusaha. Kami sudah menyerahkan bukti-bukti, termasuk kerugian-kerugian. Dan oknum yang terlapor adalah Pak Ichwan atas dugaan pengrusakan, kemudian dugaan pencurian karena ada beberapa lampu serta pelat almunium yang hilang. Dan bisa dikembangkan ke perbuatan tidak menyenangkan, serta tidak menutup kemungkinan penyalahgunaan wewenang," katanya.

Pencopotan Plt Kasatpol PP, Begini Penjelasan Wali Kota Banjarmasin

Kisruh Pembongkaran Baliho Bando, PLT Kasatpol PP Banjarmasin Langsung Dicopot dari Jabatannya

Ditambahkan lagi oleh Hotman, bahwa laporan tersebut akan segera diproses oleh Polda Kalsel.

"Akan ditindaklanjuti ke penyelidikan dan penyidikan dan kami akan giring sampai P21 dan ada tersangka," terangnya.

Mengenai kerugian dari penertiban serta pembongkaran bando, ditaksir sekitar Rp 8,9 miliar.

"Rp 8,9 miliar itu kerugian yang nyata, Belum lagi kerugian imateriil. Dan total ada sekitar 10 buah bando yang dibongkar," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Frans
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved