Ekonomi dan Bisnis

Bank Kalsel Buka Kesempatan KUR Bunga Lunak bagi UMKM, Pinjaman Hingga Ratusan Juta, Ini Syaratnya

Bank Kalsel buka kesempatan sebesarnya kepada pelaku UMKM kembangkan usaha melalui program KUR dengan bunga lunak 6 persen per tahun

istimewa/bank kalsel
Bank Kalsel Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Banjar 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bank pembangunan daerah (BPD) Bank Kalsel buka kesempatan sebesar-besarnya kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengembangkan usahanya melalui program kredit usaha rakyat, KUR Bank Kalsel.

"Memang diakui banyak pelaku UMKM yang terkena imbas pandemi Covid-19. Namun ada pula yang bisa bertahan atau malah sukses kembangkan usahanya. Mereka inilah yang coba ingin kami bantu melalui KUR Bank Kalsel," ucap Kepala Bagian Pemasaran Bank Kalsel Cabang Utama, Taufik Rahmatullah, kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (23/6/2020).

Melalui KUR Bank Kalsel UMKM bisa mendapatkan tambahan modal usaha dengan dua jenis pembiayaan. Pertama untuk KUR Mikro UMKM bisa mendapatkan tambahan modal usaha hingga Rp 50 juta dengan jangka waktu tiga tahun.

Sedangkan untuk KUR Kecil, UMKM bisa mendapatkan tambahan modal usaha hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu lima tahun. Adapun bungannya sendiri cukup kompetitif, yakni sebesar 6 persen per tahun.

Syarat pengajuannya yang utama adalah minimal usaha sudah berjalan enam bulan dan tidak menikmati pembiayaan dari perbankan lain kecuali pembiayaan konsumtif.

ASN Pemkab Kotabaru Dilanda Kerisauan, Gaji ke-13 Belum Ada Kepastian, Begini Penjelasan Sekda

PPP Kabupaten Banjar Konsisten Dukung H Rusli dalam Pilbup Banjar 2020

Karaoke Buka Saat Covid-19 Terus Meningkat, Begini Kata Disbudpar Banjarmasin

2 Kelompok yang Dibolehkan Pemerintah Arab Saudi Lakukan Ibadah Haji 2020 Saat Pandemi Virus Corona

Kemudian minimal memiliki legalitas Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan memiliki agunan berupa segel, sertifikat atau BPKB.

"Kalau pinjamannya hingga diangka Rp 200-250 juta harus dilengkapi dengan surat izin usaha dari desa atau kelurahan hingga Surat Keterangan Tempat Usaha dari atau instansi. Sedangkan untuk pinjaman Rp250-500 juta harus dilengkapi den1an Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), TDP (Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU)," paparnya.

Terkait sektor usaha yang dibayai oleh KUR Bank Kalsel sendiri dapat dilakukan di seluruh sektor usaha, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pertambangan dan galian, industri pengolahan, listrik-gas-air, kontruksi, perdagangan, penyediaan akomodasi dan penyediaan makanan, transportasi-pergudangan, real estate, usaha sewa hingga jasa-jasa lainnya.

Ditambahkannya, khusus untuk sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan pembayaran angsuran kredit dapat disesuaikan dengan siklus usaha. Misalnya per tiga bulan, enam bulan atau pembayaran sekaligus atau lunas saat sudah panen.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved