Berita Banjarmasin

VIDEO Kembang Penanda Bahagia dan Duka dalam Tradisi di Kalsel

Kembang digunakan dalam berbagai tradisi di Kalimantan Selatan, perayaan perkawinan, keagamaan, sesaji dan mandi kembang, hingga ditabur di atas makam

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam tradisi di sejumlah daerah di Tanah Air, kembang menjadi hiasan dan dekorasi untuk sebuah acara. Contohnya, perayaan perkawinan maupun acara keagamaan. 

Kembang juga menjadi tetaburan di atas makam yang biasanya dilakukan setelah pemakaman atau ketika melakukan ziarah kubur.

Tapi, ada juga yang menggunakan kembang untuk menjadi pelengkap ritual, antara lain sesaji maupun mandi kembang.

Payung Kembang Dalam Tradisi Masyarakat di Kalsel, Ini Maksudnya

Mandi Kembang, Begini Kata Wakil Ketua PCNU Kota Banjarmasin Ustadz Suriani

Penjual Kembang di Pasar Sudimampir Banjarmasin, Segini Harganya

Menggunakan Kembang, Tradisi di Masyarakat Banjar Kalsel

Apa saja kembang yang biasa digunakan tersebut, umumnya adalah melati, mawar (merah dan putih), kenanga, kantil atau cempaka (kuning dan putih) dan kembang kertas.

Penjual kembang ini antara lain di kawasan pemakaman maupun di sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin dan juga daerah lain di Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ).

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved