Berita Kalteng

Satpol PP dan Damkar Kapuas Copot Spanduk Ilegal

Dwi Suprapto mengatakan penertiban dilakukan karena puluhan spanduk itu tidak mengantongi izin.

Satpol PP dan Damkar Kapuas
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas menertibkan spanduk tidak berizin dan tidak tertib dalam pemasangannya, Rabu (24/6/2020) 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kapuas menertibkan spanduk tidak berizin dan tidak tertib dalam pemasangannya, Rabu (24/6/2020).

Spanduk tidak berizin dan tidak tertib mengganggu keindahan kota dan melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2011 Kabupaten Kapuas tentang Ketertiban Umum, Keamanan dan Pertamanan.

Kepala Seksi Pengawasan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas, Dwi Suprapto mengatakan penertiban dilakukan karena puluhan spanduk itu tidak mengantongi izin.

Selain itu spanduk yang ditertibkan dipasang pada daerah-daerah yang terlarang.

Cara Aktivasi Paket Internet Murah 50GB Cuma Rp 80 Ribu, Promo Telkomsel Combo Sakti & Orbit Ada

Ketua KPK Firli Bahuri Kembali Dilaporkan, Kali Ini Bergaya Hidup Mewah Naik Helikopter Swasta

Harga Rumah Luna Maya Bikin Boy William Melongo, Semewah Istana Syahrini yang Ada di Bogor?

"Kami mempunyai kewajiban untuk menjaga kota Kapuas untuk tetap bersih, rapi, dan tertib, tidak semerawut apalagi spanduk-spanduk yang terpasang tidak menyesuaikan tempatnya, semua kami copot," kata Dwi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas, Syahripin menambahkan bahwa hampir setiap hari pihaknya menemukan spanduk dipasang tidak pada tempatnya dan rata-rata itu tidak mepunyai izin.

"Kami langsung mencopot dan amankan ke Mako Satpol PP dan Damkar. Kami akan memantau lokasi-lokasi yang biasa menjadi tempat pemasangan spanduk dan akan kami copot bila terindikasi liar dan tak berizin serta tidak memenuhi estetika keindahan kota," tegasnya Syahripin.

Pihaknya juga mengingatkan kepada para pelaku usaha agar tidak memasang spanduk di tempat terlarang seperti di pohon-pohon, tiang listrik dan fasiltas umum lainnya karena semua dapat mengganggu keindahan kota.

"Selain itu diminta kesadaran pelaku usaha untuk mengurus izin pemasangan spanduk," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved