Berita Tanahlaut

Belasan Hektare Sawah di Kintap Turut Lumat Terpapar Banjir, Dishortibun Tala Lakukan ini

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kintap, beberapa hari lalu menyisakan kegundahan sebagian petani setempat.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
BASRI UNTUK BPOST GROUP
Beginilah kondisi hamparan pertanaman padi di Asamasam yang sempat terpapar banjir. Kini kondisinya mulai membaik kembali. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kintap, beberapa hari lalu menyisakan kegundahan sebagian petani setempat.

Terutama mereka yang berada di Desa Mekarsari.

Pasalnya, pertanaman padi mereka lumat tergerus oleh luapan banjir.

Padahal petani setempat belum begitu lama melakukan penanaman dengan sistem tabur benih langsung (tabela).

Praktis benih yang mereka tabur lumat tersapu oleh air banjir.

Luasannya lumayan yakni mencapai belasan hektare.

Komponen Ini Membuat Gaji Ke-13 PNS Lebih Besar, Inilah Tunjangan ASN yang Melekat Hingga Mati

Ulah Didi Riyadi di Depan Kamar Ayu Ting Ting Saat Ultah Terekam, Sohib Ivan Gunawan Itu Malu-malu

DAFTAR Harga Hewan Kurban Idul Adha 2020, Sapi Mulai Rp 13,6 Juta & Kambing Rp 2,3 Juta

Hal itu menjadi perhatian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Tala.

Selain telah turun ke lapangan mendata sawah terdampak banjir, bantuan juga bakal digulirkan.

"Insha Alah (akan dibantu), masih ada sisa benih," ucap Kepala Bidang Tanaman Pangan, Distanhortibun Tala, Basri, Kamis (25//2020).

Ia menuturkan di wilayah Kecamatan Kintap tanaman padi yang terdampak banjir seluas 15 hektare.

Lokasinya di Desa Mekarsari.

"Itu kemarin yang baru ditanam sistem tabur benih langsung. Setelah surut akan ditanami ulang," tandasnya.

Sementara itu sawah yang terpapar banjar di wilayah Kecamatan Jorong, dinyatakannya masih cukup baik kondisinya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved