Sport

Pemain Sepak Bola CP Kalsel Latihan Pakai Masker dan Pelindung Wajah

Para atlet NPC dari tujuh cabor jalani latihan masing-masing untuk menghadapi Peparnas XVI 2020 diJayapura 2021 dan ASEAN Para Games Filipina.

BERNI MUNKAR UNTUK BPOST GROUP
Pemain sepak bola Cerebral Palsy (CP) Kalsel jalani latihan sambil mengenakan masker dan juga pelindung wajah. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah menepi latihan selama tiga bulan dari ancaman virus corona atau Covid-19, para atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) mulai berani keluar untuk menjalankan latihan.

Hal itu dilakukan guna persiapan menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI 2020 di Kota dan Kabupaten Jayapura 2021 dan ASEAN Para Games Filipina yang beberapa kali tertunda.

Wakil Ketua NPC Kalsel, Berni Munkar, mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (25/6/2020), NPC Kalsel telah membuat program pemusatan latihan isolasi sejak Senin (22/6/2020) dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Pemusatan isolasi ini maksudnya setiap cabang olah raga yang melaksanakan kegiatan harus memenuhi segala protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah dan menghindari kontak langsung," kata Berny yang juga pelatih sepak bola Cerebral Palsy (CP) Kalsel ini.

Berny menambahkan, ada beberapa cabang olahraga yang sudah melaksanakannya, dari cabor perorangan angkat berat, lemparan, menembak, renang, bulu tangkis, tenis meja daksa dan tuna netra serta panahan.

Terapkan Protokol Kesehatan, Atlet Judo NPC Kalsel Lakukan Ini

Atlet Panahan NPC Kalsel Ikuti Pelatnas Secara Online

Video Atlet Judo NPC Berpeluang Ikut Papernas di Papua 2021

Atlet Renang NPC Kalsel Ini Tetap Semangat Latihan Walau Belum Ada Kejuaraan, Ini Motivasinya

VIDEO Atlet NPC Kalsel Latihan Lari di Sawah Berair

Waspada Penyebaran Corona, Atlet dari Tujuh Cabor NPC Kalsel Dipulangkan dari Pelatnas

Lalu untuk yang beregunya, sepak bola CP juga sudah mulai aktif latihan di Banjarbaru.

"Untuk yang judo masih latihan mandiri karena olahraga nya bersentuhan langsung," kata Berny.

Menariknya, latihan digelar tidak seperti biasa. Selain menjaga jarak, para atlet juga mengenakan masker atau pelindung wajah saat latihan berlangsung.

Latihan ini merupakan gabungan atlet baik persiapan Peparnas maupun yang ikut pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo yang di pulangkan beberapa waktu lalu.

Berni menerangkan di pelatnas NPC Kalsel memiliki beberapa atlet yang dipanggil dari 7 cabang olahraga, yakni sepak bola  CP, paracyling (sepeda balap), archery (panahan), paraswiming (renang), tenis meja (daksa), atletik dan bulu tangkis.

Sementara dari tujuh cabor, atlet renang terbanyak mengirimkan wakil mereka, yakni Suriansyah, Mulyadi, Ahmad Zaini, Nur Aimah, Riyanti, dan Fitria.

Pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara untuk atlet-atlet difabel, ASEAN Para Games, di Filipina diundur.

Seyogianya digelar pada 18-24 Januari tahun 2020. Kemudian diundur menjadi 20-28 Maret 2020 dan kembali diundur tanpa batas waktu yang ditentukan.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved