Wabah Corona di Kalsel
Percepat Tangani Covid-19, Tala Beli Alat Penting ini
Perang terhadap corona virus diseases (covid-19) terus dikobarkan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Perang terhadap corona virus diseases (covid-19) terus dikobarkan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dalam sentuhan bahasa sastra, Bupati Tala H Sukamta bahkan menegaskan pemerintahannya tidak pulang sebelum covid-19 hilang dan pantang rehat sebelum covid-19 minggat.
Kalangan warga Tala pun mendukung tekad besar tersebut mengingat hingga kini virus ganas tersebut masih menghantui sendi-sendi
"Ibaratnya rawe-rawe rantas, malang-malang kutung, waja sampai kaputing, maju terus sikat virus jahat itu," ucap Tarno, warga Pelaihari," Jumat (26/6/2020).
• Rumah Mewah Nenek Wulan Guritno Ditawarkan ke Baim Wong Rp 100 Miliar, Suami Paula Dibuat Begini
• Korban PHK Makin Gundah, Insentif Kartu Prakerja Tak Juga Cair, Menanti Gelombang 4 yang Tak Pasti
• Hari Ini Shalat Jumat di Singapura Dimulai, Jamaah Harus Pesan via Online
Wiraswastawan ini mengatakan telah cukup banyak uang negara/daerah yang terkuras untuk menangani covid.
Karena itu pemerintah tak boleh kendor, mesti lebih garang lagi memberangus virus corona.
Apalagi dampak yang ditimbulkan telah teramat kompleks dan memperpuruk taraf hidup masyarakat.
"Jadi pukul terus virus ini sampai ke akar-akarnya," tandasnya.
Sukamta menegaskan pemerintahanya sangat bersungguh-sungguh dalam upaya menyelesaikan pandemi covid.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemesanan PCR (Polymerase Chain Reaction).
Alat ini sangat penting untuk melakukan pemeriksaan virus corona melalui uji swab dari sampel cairan yang diambil dari saluran pernapasan dan bagian tenggorokan.
“Insya Allah awal Juli nanti barangnya sudah sampai sehingga untuk melakukan uji swab kita tidak tergantung lagi dengan Balai Teknik Kesehatan Lingkugan di Banjarbaru,” ungkap Sukamta.
Selama ini antara lain kendala yang dialami daerah-daerah di Kalsel dalam hal percepatan penanganan covid yakni pengujian swab.
Pasalnya antreannya sangat panjang sehingga untuk mengetahui seseorang terpapar covid atau tidak memerlukan waktu yang lama hingga berminggu-minggu bahkan sebulan lebih.
(banjarmasinpost.co.id/roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpatitla.jpg)