Breaking News:

Berita Hulu Sungai Utara

Begini Cara Semai Padi di Lahan Rawa Desa Harusan Telaga Kabupaten HSU

Petani di lahan lebak Desa Harusan Telaga Kabupaten HSU siapkan benih di lahan lain yang ditutupi karung dan baru dipindah ke lahan yang disiapkan.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Petani padi di lahan rawa Desa Harusan Telaga, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Sabtu (27/6/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Saat ini petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) masih dalam proses penyemaian sebelum memasuki masa tanam pada musim kemarau. termasuk di Desa Harusan Telaga, Kecamatan Amuntai Selatan.

Sembari menunggu lahan rawa tak terlalu banyak air, petani melakukan penyemaian yang juga masih di daerah rawa.

Untuk menyemai padi, memang cukup sulit. Sebelumnya, petani harus membuat lahan terlebih dulu menggunakan lumpur dan tanah dari dasar rawa dan dikumpulkan.

Di atas tanah satu petak yang berukuran sekitar 2 x 4 meter, benih akan di tebar di atas tanah tersebut. Kemudian, ditutup menggunakan karung agar tidak terkena hujan serta hewan pengganggu.

Dan saat benih sudah mulai tumbuh, maka karung tersebut akan dilepas, saat itulah benih siap untuk dipindah.

Kapolres HSU Gowes Amal, Gelar Baksos Bagikan 4500 paket Sembako

Meniti Jembatan Bambu, Anisah dan GenRe Kabupaten HSU Serahkan Sembako

VIDEO Cara Unik Wakar Pasar Alabio HSU Ingatkan Warga Agar Mengenakan Masker

Polres HSU Ciduk Penjual Minuman Keras Oplosan

FKH Rarawa HSU Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Petugas Pemilah Tampah TPA Tebing Liring

Penuturan Erna Wati, petani di Desa Harusan Telaga, Kecamatan Amuntai Selatan, saat ini dirinya sedang melakukan penyemaian untuk 25 borong.

"Untuk itu, perlu 5 karung benih yang masing masing karung seberat 10 kiligram. Dia sudah sekitar 2 minggu ke belakang melakukan penyemaian," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (27/6/2020).

Benih yang didapat dari bantuan, berjumlah satu sak, dengan kualitas unggul dan bisa menghasilkan sekitar 17 blek dalam satu borongan. Sedangkan jika benih biasa yang dibeli dengan satu sak, seharga Rp 75.000 per sak.

Disebutkan Erna, dirihya menghabiskan 4 sak benih biasa dan 1 benih unggul. Untuk tanam, sekitar 3 minggu lagi menunggu masa penyemaian dan lahan siap untuk tanam.

Diketahui, Erna merupakan anggota Kelompok Tani Handak Maju dan mendapatkan bantuan beruoa benih serta penyuluhan agar maksimal dalam panen.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved