Berita HSU

VIDEO Petani di HSU Menyemai Padi di Lahan Rawa

Sembari menunggu air di lahan rawa menyusut petani di Harusan Telaga Kecamatan Amuntai Selatan tengah melakukan penyemaian

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Sembari menunggu air di lahan rawa menyusut petani di Harusan Telaga Kecamatan Amuntai Selatan tengah melakukan penyemaian yang juga masih berlangsung didaerah rawa.

Untuk menyemai padi di lahan lebak waton tiga memang cukup sulit.

Sebelumnya petani harus membuat lahan terlebih dahulu menggunakan lumpur dan tanah dari dasar rawa dan dikumpulkan.

Diatas tanah satu petak yang berukuran sekitar 2 x 4 meter benih akan di tebar diatas tanah tersebut. Dan kemudian ditutup menggunakan karung agar tidak terkena hujan serta hewan pengganggu.

Belasan Hektare Sawah di Kintap Turut Lumat Terpapar Banjir, Dishortibun Tala Lakukan ini

KTNA Kalteng Minta Program Cetak Sawah Baru Berdayakan Petani Lokal

Jalan Menuju Lahan Cetak Sawah Baru Kawasan Eks PLG Kalteng Segera Dibangun

Dan saat benih sudah mulai tumbuh maka karung tersebut akan dilepas namun benih sudah siap untuk menunggu dipindah.

Erna wati salah satu petani di Desa Harusan Telaga Kecamatan Amuntai Selatan mengatakan saat ini dirinya tengah melakukan penyemaian untuk sawah seluas 25 borong.

Dalam 25 borong tanah dirinya memerlukan 5 karung benih yang masing masing karung seberat 10 kiligram.

Erna sudah sekitar 2 minggu kebelakang melakukan penyemaian.

Benih yang didapat dari bantuan berjumlah satu sak dengan kualitas unggul dan bisa menghasilkan sekitar 17 blek dalam satu borongan. Sedangkan jika benih biasa yang dibeli dengan satu sak seharga Rp 75.000 per sak.

Begini Cara Semai Padi di Lahan Rawa Desa Harusan Telaga Kabupaten HSU

Erna menghabiskan 4 sak benih biasa dan 1 benih unggul. Untuk tanam sekitar 3 minggu lagi menunggu masa penyemaian dan lahan siap untuk tanam.

Erna anggota kelompok Tani Handak Maju dan mendapatkan bantuan beruoa benih serta penyuluhan agar maksimal dalam panen. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved