Berita Tapin

Akseptor KB Warga Desa Gadung Keramat Kabupaten Tapin Ini Pilih Jenis Inplan, Begini Alasannya

Nyonya Eri (40) adalah ibu rumah tangga di Desa Gadung Keramat Kabupaten Tapin, pilih menjadi akseptor keluarga berencana (KB) jenis inplan.

banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Ny Eri (40) akseptor KB inplan menjalani operasi kecil di mobil layanan KB di halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin, Senin (29/6/2020) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Nyonya Eri (40) adalah ibu rumah tangga di Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ibu tiga anak ini, memilih menjadi akseptor keluarga berencana (KB) jenis inplan. 

"Tidak lama prosesnya, tak sampai 15 menit," ujarnya bercerita kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (29/6/2020).

Keputusan memilih ikut program layanan KB inplan karena masanya panjang, yaitu tiga tahun baru dilepas.

Dia tak memilih minum pil KB atau kondom karena sering lupa minum dan suaminya tak suka kondom. 

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2019, Bupati HSS Sebut Dukungan DPRD Bikin HSS Raih 7 Kali WTP

Diamuk Si Jago Merah, Satu Rumah Ludes Terbakar di Desa Pulau Membulau Kapuas

Peringatan Harganas, Pelayanan KB Kabupaten Banjar Lampaui Target

Jajaran Polda Kalsel Ziarah ke Makam Pahlawan, Irjen Nico Ajak Teladani Perjuangan ini

Program suntik KB yang satu bulan atau tiga bulan tidak dipilih karena mendengar cerita dari temannya yang mengalami menstruasi tak teratur.

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVII di Kabupaten Tapin dirayakan secara sederhana di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin, Senin (29/6/2020). 

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin menyediakan mobil pelayanan KB di halaman kantor dinas tersebut. 

"Khusus akseptor dari Kecamatan Bakarangan dan Kecamatan Bungur dilayani karena petugas Puskesmas Kecamatan Bakarangan dan Bungur keterbatasan alat pelindung diri," ujar H Noor Ifansyah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful akhyar)   

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved