Berita Kesehatan

Benarkah Punya Pasangan Bisa Membuat Kita Tidur Nyenyak? Ini Kata Ahli

Tidur sangat penting agar tubuh berfungsi optimal dan terkait dengan kemampuan pengaturan emosi, konsolidasi memori, serta proses pemecahan masalah.

Videohive.net
Ilustrasi pasangan bahagia sebelum tidur 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Idealnya kita bisa langsung tertidur setelah naik ke kasur. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, walau tubuh merasa lelah tapi mata tetap sulit terpejam.

Salah satu temuan studi menyebut, memiliki pasangan bisa membantu kita tidur nyenyak.

Menurut penelitian di Jerman, pasangan yang bahagia cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Mereka juga bisa tidur nyenyak sepanjang malam dengan gangguan fase tidur REM (rapid eye movement) lebih sedikit.

Fase tidur REM adalah terjadi pada 70-90 menit pertama setelah kita tertidur, dan terulang lagi setiap 90 menit pada tiap tahapan. Ini adalah periode saat kita bermimpi.

11 Fakta saat Bangun Tidur Dada Bagian Tengah Terasa Sakit, dari Angina hingga Ulkus Peptikum

SOLUSI Kartu PraKerja, Insentif Masih Belum Cair Meski Sertifikat Pelatihan Sudah Diterima

Harga Emas Antam Turun Tipis Awal Pekan, Berikut Top 10 Negara Pemilik Emas Terbanyak

Fase tidur ini sangat penting agar tubuh berfungsi optimal dan terkait dengan kemampuan pengaturan emosi, konsolidasi memori, serta proses pemecahan masalah secara kreatif.

Dalam penelitian yang dilakukan Dr.Henning Drews dari Jerman diketahui, pasangan yang punya hubungan yang akur cenderung memiliki fase tidur REM lebih banyak dibanding dengan saat mereka tidur terpisah.

Tidak hanya itu, Drews dan timnya menemukan bahwa pola tidur masing-masing juga menjadi sinkron. Dengan kata lain, salah satu akan mengikuti pola tidur pasangannya.

Drews menjelaskan, ada dua alasan mengapa tidur bersama pasangan lebih nyenyak. Pertama, kehadiran pasangan akan membantu menstabilkan suhu tubuh yang dibutuhkan agar mata cepat terpejam.

“Alasan lainnya adalah kenyamanan psikologi. Merasa rileks dan lingkungan dirasa aman dapat memicu tidur nyenyak dan ini kita dapatkan saat tidur di samping pasangan,” katanya.

Ia mengatakan, pasangan yang hubungannya kurang baik, misalnya salah satunya merasa terancam oleh pasangannya, tidak akan mendapatkan manfaat serupa.

Bagaimana dengan yang lajang dan ingin mendapatkan kualitas tidur yang baik?

“Ciptakan kebiasaan tidur yang baik setiap malam dengan membuat lingkungan yang mendukung di kamar. Ini berarti tidak ada aktivitas yang membuat kita merasa stress sebelum tidur, ruangannya tenang, dan lampu tidak terlalu terang,” sarannya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Tidur Nyenyak? Carilah Pasangan",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved