Segarnya Keuntungan Bisnis Sayur Organik

Harga Sayur Organik di KRPL Anggrek di Banjarmasin Dijual Lebih Murah dari Pasaran

Dalam sehari selalu ada pembeli yang datang, namun karena keterbatasan lahan, sayur yang ditanam pun tidak bisa dalam jumlah besar.

banjarmasinpost.co.id/mariana
Suasana di Agrowisata KRPL Anggrek, para anggota memetik sayur yang sudah panen. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain konsumsi pribadi, sayur-mayur organik yang ditanam anggota KRPL Anggrek laku terjual dibeli oleh warga di sekitaran Jalan Belitung.

Dalam sehari selalu ada pembeli yang datang, namun karena keterbatasan lahan, sayur yang ditanam pun tidak bisa dalam jumlah besar.

Harga sayur-mayur tersebut mengikuti harga pasar.

Masyarakat Sadar Hidup Sehat, Penjualan Sayur Organik di Kalsel Meroket 50 Persen

Berkunjung ke Agrowisata KRPL Anggrek Banjarmasin, Ada Beragam Jenis Sayur Organik

Sayur Organik KRPL Anggrek di BanjarmasinTak Mengenal Musim, Bisa Panen Kapan Saja

Para anggota KRPL Anggrek saat ini telah menerima banyak pemesanan sayur secara online.

"Kalau yang dekat masih beli langsung ke kebun. Kalau jauh bisa kami antarkan ongkos tergantung jarak sekitar Rp 10.000. Kalau beli dalam jumlah banyak akan kami gratiskan ongkirnya," ucap Ketua KRPL Anggrek, Faridah.

Sayur yang dibudidayakan di antaranya cabai, terong, tomat, keladi dan masih banyak lainnya.

Harga yang dipatok diklaimnya lebih murah dari pasaran.

Harga cabai Rp 30.000 per kilogram, tomat dibanderol Rp 8.000-10.000 per kilogram, timun Rp 5.000, dan keladi mulai Rp 10.000 per ikat.

Keempat sayur ini yang paling banyak dibeli saat ini.

"Sayur di tempat kami tidak menggunakan pestisida, Insya Allah aman untuk dikonsumsi. Selain itu kami juga menyediakan bibit-bibit rempah mulai Rp 15.000 per polybag," tukasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved