Segarnya Keuntungan Bisnis Sayur Organik

KWT Rejeki Kartini Guntung Payung Banjarbaru Binaan Pertamina Budidaya Tanaman Organik

Bantuan yang diberikan meliputi penyiapan sarana irigasi, penyediaan bibit dan perlengkapan tanam serta pelatihan untuk anggota KWT Rejeki Kartini.

Istimewa/Pertamina MOR VI.
KWT Rejeki Kartini binaan DPPU Syamsudin Noor berhasil membudiyakan tanaman kembang kol dan jahe merah di Kota Banjarbaru 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Semakin berkurangnya lahan pertanian, muncul beberapa ide kreatif pemanfaatan lahan untuk peningkatan ekonomi keluarga, salah satunya melalui urban farming, yaitu pertanian yang memanfaatkan lahan terbatas di pekarangan rumah untuk budidaya tanaman organik.

Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Syamsudin Noor sejak tahun 2017 telah membina 19 orang Kelompok Wanita Tani (KWT) Rejeki Kartini melalui program pertanian hidroponik yang dilanjutkan dengan program budidaya jahe merah dan kembang kol.

Masyarakat Sadar Hidup Sehat, Penjualan Sayur Organik di Kalsel Meroket 50 Persen

Berkunjung ke Agrowisata KRPL Anggrek Banjarmasin, Ada Beragam Jenis Sayur Organik

Sayur Organik KRPL Anggrek di BanjarmasinTak Mengenal Musim, Bisa Panen Kapan Saja

Harga Sayur Organik di KRPL Anggrek di Banjarmasin Dijual Lebih Murah dari Pasaran

Berlokasi di Kelurahan Guntung Payung, Operation Head DPPU Syamsudin Noor, Aripto Sambubowo bersama dengan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan dan Ibu Hj Ririen Nadjmi Adhani selalu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarbaru, meresmikan bantuan budidaya jahe merah dan kembang kol dari Pertamina ke KWT Rejeki Kartini, pada tahun lalu.

Diterangkan Aripto, bantuan budidaya jahe merah dan kembang kol tersebut diberikan karena Pertamina melihat potensi kelompok tani Rejeki Kartini yang aktif melakukan kegiatan, untuk meningkatan pendapatan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan melalui sistem hidroponik.

Bantuan yang diberikan meliputi penyiapan sarana irigasi, penyediaan bibit dan perlengkapan tanam serta pelatihan untuk anggota KWT Rejeki Kartini.

Aripto juga menambahkan bahwa dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat juga menjadi potensi pasar yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya anggota KWT Rejeki Kartini.

"Saat ini permintaan masyarakat terhadap produk herbal dan organik semakin meningkat. Selain itu, penerapan sistem hidroponik yang efisien dalam penggunaan air sejalan dengan program konservasi energi yang juga dilaksanakan oleh DPPU Syamsudin Noor," ucapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved