Indahnya Matang Keladan

Matang Kaladan, Spot Foto Alam Mirip Halong Bay di Kalimantan Selatan

Pernah dengar nama Halong Bay yang berada di Vietnam utara? Sudah pernah berkunjung? J

Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene
WISATA-Spot-spot foto di puncak di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJAR - Pernah dengar nama Halong Bay yang berada di Vietnam utara? Sudah pernah berkunjung? Jikalau belum berkesempatan berkunjung ke Halong Bay yang berada di Vietnam di Indonesia selain Raja Ampat, ada pula lokasi yang mirip dengan Halong Bay.

Bukit Matang Kaladan ini berada di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Tepatnya berada di sekitar Dermaga Bendungan Riam Kanan, kira-kira 25 kilo meter dari pusat kota Banjarbaru.

Anggun Ungkap Perasaannya Soal Indonesia Saat Masuk Daftar 100 Artis Favorit Perancis

Berbeda dengan Halong Bay yang untuk menuju ke puncak bukitnya dapat di akses menggunakan kapal untuk sampai di bukitnya, Matang Kaladan ini dapat diakses menggunakan jalur darat yakni kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berangkat dari Banjarbaru, akan membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit hingga sampai di lokasi terakhir yang bisa diakses oleh kendaraan pribadi, dimana akan tersedia lahan parkir.

Kemudian akan melewati perkampungan rumah warga yang tinggal di kaki bukit hingga menemukan sebuah meja kecil dengan seseorang yang menjual tiket untuk masuk. Harga tiket untuk dapat masuk ke bukit Matang Kaladan ini cukup murah, hanya 3000 rupiah saja per orangnya.

Soal & Jawaban Belajar dari Rumah TVRI Selasa 30 Juni untuk SD, SMP & SMA Tak Ada, Ini Jadwalnya

Pengelola Bukit Matang Kaladan, Julfani
mengatakan untuk mendaki bukit Matang Kaladan ini dibutuhkan sekitar 30 menit berjalan kaki hingga mencapai puncaknya. Terdapat dua jalur untuk mendaki bukit ini, jalur yang lebih landai namun cukup memakan waktu lebih lama dan jalur yang lebih cepat namun cukup curam.

"Sekitar 30 menit dari bawah untuk sampai di puncak, ada dua jalur tersedia bisa jalur untuk jalan kaki, bisa juga lewat jalur jalan raya," ungkapnya Senin, 29/06/20).

Ia mengatakan tergantung preferensi ingin memilih yang mana. Meskipun curam, tapi tetap aman untuk dilalui. Tapi patut diperhatikan pula kondisi fisik saat mendaki serta jenis pakaian yang digunakan.

"Saya sarankan baiknya menggunakan celana dan atasan yang fleksibel dan tidak ketat untuk memudahkan pendakian. Jangan lupa membawa bekal minuman," lanjutnya.

Masyarakat Kalsel Kini Bisa Bayar PBB Online di Tokopedia

Ia berharap jika memilih jalur yang lebih cepat, akan menemukan jalan setapak yang sebagian dipasangi anak tangga, kemudian hanya mengandalkan akar pohon yang ada, lalu sebelum sampai di puncak, dimana jalur mulai lebih curam, anda akan menemukan susunan ban bekas berwarna-warni untuk berpijak.

"Jalur ini memang relatif lebih susah untuk dilalui karena agak curam dan tidak tertutupi pepohonan sehingga cukup terik," tegasnya.

Jalur kedua yang lebih landai cocok sekali bagi anda yang memiliki waktu lebih banyak untuk berada di area ini. Hal tersebut dikarenakan suasana yang akan membawa anda seperti sedang menjelajah hutan walaupun memang sebenarnya anda berada di hutan, bedanya terdapat jalan setapak yang mengarahkan anda hingga puncak.

Masyarakat Kalsel Kini Bisa Bayar PBB Online di Tokopedia

Namun harus berhati-hati untuk berjalan di jalur ini. Akan ada kendaraan roda dua yang berlalu lalang di jalur ini. Rupanya tersedia jasa antar jemput ojek untuk naik dan turun ke puncak bukit Matang Kaladan ini.

Setelah sampai puncak, baru paham kenapa tersedia jasa antar jemput ojek. Ternyata, puncak bukit Matang Kaladan ini disulap menjadi spot foto lengkap dengan properti yang dibangun dan dikelola oleh warga sekitar untuk destinasi wisata.  (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved