Berita Tabalong

Setelah Ditutup karena Pandemi, Disporapar Tabalong Usulkan Delapan Tempat Wisata Dibuka Lagi

Setelah semua tempat wisata ditutup karena adanya pademi corona, saat ini Dinas Pemuda Olaharga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tabalong

Banjarmasinpostgoup/dony usman
WISATA-Wisata air terjun Lano Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Editor:  Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Setelah semua tempat wisata ditutup karena adanya pademi corona, saat ini Dinas Pemuda Olaharga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tabalong, mengusulkan delapan lokasi untuk dibuka kembali.

Delapan lokasi wisata yang diusulkan untuk bisa dibuka kembali ada yang merupakan wisata alam, wisata buatan, wisata budaya dan juga wisata religi.

Hadiri Rembuk Stunting, Bupati Tapin Teken Komitmen Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Tapin

Plt Kepala Disporapar Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu, Senin (29/6/2020), membenarkan adanya usulan yang disampaikan ke bupati untuk bisa dibukanya delapan lokasi wisata.

Usulan disampaikan ke bupati, karena penutupan semua lokasi di Tabalong didasari edaran dari Bupati Tabalong.

"Rencana pembukaan objek wisata ini kita lakukan secara bertahap, untuk pertama ada delapan," katanya.

Delapan tempat wisata yang diusulkan, Wisata Air Terjun Lano, Wisata Tanjung Puri Indah, Hutan Kota Tanjung Persada, Wisata Edukatif Laburan.

Kemudian, Masjid Pusaka Banua Lawas, Makam Syekh Muhammad Nafis, Taman Bunga Poska dan Wisata Budaya Warukin.

Perjuangkan Nasib Guru Honorer, Komisi IV DPRD Kalsel Kirim Surat ke Komisi X DPR RI, Begini Isinya

"Ini didasari penilaian terhadap kesiapan pengelola," katanya.

Dimana dari hasil monitoring, pengelola telah melakukan siap, baik dari segi pembenahan dan kebersihan serta siap untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Pengelola juga diminta untuk buat pernyataan siap menerapkan protokol kesehatan," ujar Tumbur.

Ditegaskannya juga, meski nantinya edaran bupati telah terbit terkait bisa dibuka kembalinya wisata, pihaknya tidak serta merta langsung meneruskan ke pengelola.

Pendaftar PPDB dari Meratus Tak Punya Smartphone, SMAN 3 Kandangan Bantu Upload

Tetapi akan dilihat lagi apakah pengelola di lokasi wisata yang diusulkan sudah mempersiapkan diri atau tidak untuk buka kembali sesuai persyaratan yang ditentukan. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved