Berita Tanahlaut

Hampir Semua Pasangan Usia Subur di Tala Jadi Akseptor, Segini Jumlahnya

pasangan usia subur (PUS) di Tala telah menjadi akseptor keluarga berencana (KB). Angkanya bahkan cukup tinggi.

banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
Bupati Tanahlaut, H Sukamta 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVII tahun ini (2020) melegakan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Pasalnya, sebagian besar pasangan usia subur (PUS) di Tala telah menjadi akseptor keluarga berencana (KB). Angkanya bahkan cukup tinggi.

Kalangan PUS di daerah ini pun umumnya telah memilki kesadaran tinggi tentang pentingnya mengatur kelahiran anak untuk merencanakan kehidupan yang lebih baik. Karena itu penggunaa alat kontrasepsi menjadi salah satu solusinya.

"Ya kalau saya sih sejak masih lajang memang sudah membahas hal itu dengan calon. Jadi begitu menikah sudah sepakat menunda punya anak hingga ekonomi keluarga kokoh," ucap Rus'an, warga Pelaihari, Selasa (30/6/2020).

Harganas XXVII di Kabupaten Batola, Sukseskan Bangga Kecana, Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor

Paman Birin Tekankan Integrasi Kampung KB dan Kampung Tangguh Banua (KTB) Cegah Penyebaran Covid-19

Peringatan Harganas, Pelayanan KB Kabupaten Banjar Lampaui Target

Ayah satu anak ini mengaku senang menjadi akseptor KB. Pasalnya ia lebih mudah menata hidup sehingga semua kebutuhan keluarga dapat lebih mudah dipenuhi karena seimbang antara penghasilan dan keperluan.

Bupati Tala H Sukamta pun menaruh perhatian besar terhadap pembinaan PUS. Ia ia berharap momentum Harganas dapat memacu upaya membangun keluarga yang tangguh dan mempersiapkan generasi ke depan yang lebih berkualitas.

"Juga dalam upaya menjadikan keluarga sebagai pusat untuk pembinaan mental serta spiritual," sebutnya.

Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini mengatakan saat ini di Indonesia sedang menghadapi 'bonus' demografi. Kata kunci dari keberhasilan mengelola hal itu adalah keluarga yang dapat membina generasi putra putri yang sehat, cerdas, dan produktif.

Dilatakannya, target akseptor Keluarga Berencana (KB) di Tala sudah melebihi target yang ditentukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Hal ini menunjukkan kesadaran akan masyarakat di Tala yang cukup tinggi untuk memulai keluarga yang ideal.

“Ini ada data dari PUS sekitar 61 ribu akseptor. Secara keseluruhan ada 50 ribu. Jadi hampir 90 persen dari PUS yang ada dari 61 ribu akseptor dan itu sudah masuk sebagai akseptor yang aktif,” sebut Sukamta.

Peringatan Harganas 2020 di Banjarbaru, Wali Kota Tinjau Pelayanan KB di Dua Tempat

Di Tala juga telah terbangun Kampung KB sebanyak 22. Juga ada Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) untuk memberikan peluang bagi setiap keluarga ada 59 kelompok.

"Ini semia sebagai upaya yang baik untuk melakukan pembinaan keluarga di Tala dan ia mengingatkan bahwa dua anak lebih baik," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved