Revolusi Hijau Dishut Kalsel

KPH Tanahlaut Lepasliarkan Monyet Ekor Panjang ke Habitat Aslinya di Gunung Kayangan Tanahlaut

Seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang sempat dipelihara seorang warga Pelaihari, dilepasliarkan ke habitanya oleh KPH Tanahlaut

istimewa
Seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) peliharaan dilepasliarkan ke habitat aslinya di Gunung Kayangan oleh KPH Tanahlaut 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Belum lama tadi, salah satu warga di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanahlaut, menyerahkan monyet ekor panjang  (Macaca fascicularis) atau biasa disebut dengan Warik dalam bahasa Banjar. 

Hewan ini awalnya dipelihara,  lalu seiring bertambahnya usia, monyet tersebut mulai agresif.

Sang pemilik sengaja menyerahkan ke Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanahlaut untuk dilepasliarkan.

Petugas langsung mengerahkan tim terdiri dari Kepala Seksi Perlindungan Hutan, Polisi Hutan, dan TKPH.

Mereka mengambil monyet tersebut dan kemudian melepasliarkannya ke habitat asli di kawasan Gunung Kayangan.

Diharapkan monyet tersebut bisa berkembang biak dan tidak mengalami kepunahan.

"KPH Tanahlaut siap menampung dan akan melepasliarkan hewan,  jika ada masyarakat yang memelihara satwa dilindungi. Ayo kita jaga flora fauna di daerah dari kepunahan," imbau Kepala KPH Tanahlaut, Rahmad Riansyah.(AOL/*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved