Berita Banjarmasin

Sistem PPDB Online Tidak Bisa Diakses, GM Witel Telkom Kalsel Sebut Tidak Ada Persoalan Jaringan

Hari ini sistem PPDB online tidak dapat diakses, hal itu secara resmi diumumkan melalui laman https://kalsel.siap-ppdb.com/#/.

Banjarmasinpost.co.id/Muammad Rahmadi
OPERATOR-Operator PPDB online SMK Negeri 1 Banjarmasin, sedang memgakses sistem PPDB online. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -
Hari ini sistem PPDB online tidak dapat diakses, hal itu secara resmi diumumkan melalui laman https://kalsel.siap-ppdb.com/#/.

Dalam pengumuman tersebut dijelaskan sistem PPDB online sedang melakukan sinkronisasi data, sehingga pendaftaran baru bisa dilakukan kembali Rabu (01/07) pukul 08.00 wita.

Persiapan Sambut Belajar Tatap Muka, SMP di Kabupaten HSS Bikin Simulasi Protokol Kesehatan

Oleh sebab itu pula batas waktu PPDB online tingkat SMA diperpanjang selama dua hari, yakni sampai Jumat (03/07).

Berkaitan hal itu General Manager (GM) Wilayah Telkom (Witel) Kalimantan Selatan (Kalsel), Arief Yulianto saat di Konfirmasi menyatakan secara tegas, bahwa penundaanjadwal PPDB online sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan jaringan, maupun aplikasi yang telah Mereka siapkan.

Menurutnya hingga hari kedua pelaksanaan PPDB online, infrastruktur penunjang dari PT Telkom Indonesia tidak mengalami permasalahan apapun.

"Sampai saat ini tidak ada yang bermasalah, informasi yang saya dapat itu hanya berkaitan data dan zoning. Itu semua sepenuhnya milik pemerintah," katanya kepada Banjarmasinpost.co.id. Selasa (30/06/2020) sore.

Arief mengaku sempat mendapat laporan, bahwa terdapat beberapa daerah, yang data peserta PPDB onlinenya tidak masuk ke dalam sistem.

PPDB Online Gangguan Akses Web, Begini Kata Ketua Posko PPDB SMAN 1 Rantau

"Saya dapat informasi juga, dari pagi tadi itu ada beberapa daerah yang datanya tidak masuk. Nah kalau terkait dengan data, yang punya data itu teman-teman di Dinas Pendidikan," jelas Arief

Kemudian berkaitan dengan perpanjangan jadwal PPDB online, diakui Arif itu semua sepenuhnya kewenangan Disdikbud Kalsel, dan PT Telkom sebagai BUMN hanya bisa mensupport kebijakan tersebut.

"Ya itu kebijakan Mereka lah, Kami Support saja. Selama Pemerintah minta Support dari Kami, Kami siap saja," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muammad Rahmadi).

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved