Breaking News

Berita Hulu Sungai Selatan

Kecelakaan di Desa Panggungan Loksado, Selain Anak, N Max Pun Terbakar Bersama Uang

Kecelakaan tragis antara Sepeda Motor N Max dan mobil pickap di Desa Panggungan Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Foto Kades Panggungan
TERBAKAR-Sisi uang kertas yang terbakar bersama sepeda motor NMax yang dikendarai korban kecelakaan lalu lintas di jalan Loksado Desa Pangungan, Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan, Rabu (1/7/2020). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN, Kecelakaan tragis antara Sepeda Motor N Max dan mobil pickap di Desa Panggungan Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang terjadi sekitar pukul 12.30 wita, di ruas jalan menuju Loksado.

Tak hanya menewaskan seorang bocah, dan membuat sang ayah kritis dan kandungan ibunya keguguran. Tapi juga menghanguskan sepeda motor N Mac tersebut yang terbakar di tempat kejadian.

 Bahkan, uang ratusan juta yang ada dalam jok sepeda motor ikut hangus. Kepala Desa Panggungan, Muliadi, yang dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Rabu mala mini, (1/7/2020) mengatakan, saat ke tempat kejadian, dia menyaksikan sepeda motor Nmax yang menabrak pikap (bukan pickup yang menabrak seperti diberitakan sebelumnya) sudah hangus, beserta uang pecahan seratus ribu dan lima puluh ribuan.

Wendi Cagur Cerita Masa Kecil, Punya Hobi Ngorek Sampah Untuk Cari Mainan

 Menurut Muliadi, tempat kejadian sekitar 100 meter dari Kantor Desa Panggungan. ‘Saat itu saya turun dari Kantor untuk salat zuhur ke masjid. Ada kabar kecelakaan antara Nmax dengan pikap.

Saat saya ke sama, sepeda motornya sudah hangus, termasuk uang ratusan juta. Informasinya korban baru datang darai Desa Harakit, Kecamatan Piani, Tapin habis pencairan uang, karena tanahnya kena proyek bendungan di Harakit,”ungkap KAdes.

 Dijelaskan, pengendara Nmax bersama anak dan istrinya itu namanya YAnto, warga Harakit. Sedangkan mobil pikap yang ditabrak Yanto dikemudikan oleh Afit yang saat itu bersama istrinya. Afit dan istrinya warga Loksado yang tinggal di Kandangan. Informasinya, kata Kades, pengendara NMax tadi datang dari kota Kandangan, mau pulang ke Harakit.

Zumi Zola Tak Perlu Hadir di Ruang Sidang, Sidang Cerai Sherrin Tharia Ditunda

“Saat itu Yanto dan istrinya menurut infonya membawa uang dan diduga habis membeli emas,”jelasnya.

Namun, mengenai kronologis kejadian, Muliadi mengatakan tak mengetahuipersis. Yang jelas kata dia saat itu korban yang menabrak mobil pikap.

Namun sopir pikap bersama istri selamat dan hanya mengalami benjol ringan. Soal bagaimana sepeda motor yang dikendarai korban bisa terbakar?

Muliadi juga menyatakan tidak mengetahuinya. Korban Yanto dikabarkan kritis, sedang istrinya yang mengandung keguguran. Sedangkan anak lelakinya yang masih kecil meninggal di tempat kejadian. Saat ini Yanto dan istri dirawat di RS H HSan BAsri Kandangan, setelah semat diberi pertolongan di Puskesmas terdekatm Desa Lumpangi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved