Breaking News:

Berita HSS

Geluti Usaha Pembibitan Sayur, Warga Muning Bangkitkan Ekonomi Keluarga

Warga Muning di musim kemarau ini memanfaatkan lahan rawa untuk mengembangkan usaha pembibitan.

banjarmasinpost.co.id/hanani
Warga Desa Muning Baru Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan memindahkan bibit aneka sayuran dari tempat persemaian, Jumat (3/7/2020). Desa itu sudah puluhan tahun menjadi sentra pembibitan aneka sayuran di tengah keterbatasan lahan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Hidup di tengah perairan rawa, membuat warga di Kecamatan Daha Selatan,Kabupaten Hulu Sungai Selatan harus kreatif.

Terutama mencari peluang usaha, di daerah  yang didominasi rawa-rawa itu hanya bisa memanfaatkan lahannya pada musim kering atau musim kemarau.

Pada musim hujan, lahan senantiasa tergenang air dan hanya bisa digunakan untuk menangkap  ikan.

 Kreatifitas mencari peluang usaha itu telah dilakukan warga Desa Banjarbaru, Muning Tengah dan Muning Baru, Kecamatan Daha Selatan.

Sayuran Lokal dan Luar Daerah Turun Harga, Pembeli Ternyata Masih Sepi

Polres Tapin Panen Ikan dan Sayuran, Dibagi ke Warga Tidak Mampu

Gugus Tugas Tapin Kalsel Cek Lapak Pedagang Sayuran di Pasar Keraton

Selain menangkap ikan dan menjual ikan asin, hampir seluruh warga setempat memnggeluti usaha pembibitan sayur dan tanaman hias di kotak papan khusus menyemai .

Seperti cabai, cabe rawit, tomat, terung serta bibit buah-buahan. Warga Muning Baru, Ratna dan Saunah, misalnya, mengaku sudah hampir 10 tahun menggeluti usaha tersebut.

 Menurut ibu dan anak itu, tiap hari ada saja pembeli bibit sayuran. Mereka adalah petani yang ingin berkebun. Pembeli datang dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Tapin, HSS sendiri  hingga kabupaten lainnya di Banua Anam.

“Harga bibit tergantung pertumbuhannya. Kalau sudah besar lebih mahal,”ungkap Saunah. Namun, untuk bibit baru disemai dan telah dipisahkan satu persatu, dijual dengan harga Rp 400 ribu per 1.500 bibit.

 Meski keuntungan yang diraih cukup tipis, menurut Saunah usaha tersebut cukup membangkitkan ekonomi keluarga. Apalagi di tengah pandemic covid-19, yang memukul sektor usaha keciil dan menengah, hingga  membuat daya beli masyarakat berkurang.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved