Breaking News:

Berita Banjarmasin

Masuk Zona Hitam Covid-19, Warga Kelurahan Pekapuran Raya Ini Resah

Kelurahan Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur masuk kategori zona hitam, itu karena warganya sudah lebih dari 50 kasus positif Covid-19.

banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Kelurahan Pekapuran Raya yang masuk kategori zona 'hitam' Covid-19 di Banjarmasin. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin sudah memasuki zona merah pekat atau bahkan zona hitam Covid-19.

Hal ini dikarenakan daerah atau kelurahan tersebut, tercatat warganya sudah ada lebih dari 50 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Salah satu kelurahan yang masuk dalam kategori zona 'hitam' Covid-19 tersebut tidak lain adalah Kelurahan Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur.

Salah seorang warga di Jalan Pekapuran Raya, Mahdiani pun mengaku sudah mengetahui jika daerah sekitar tempat tinggalnya masuk zona 'hitam'.

"Iya sudah tahu. Yang pasti khawatir dan takut juga," ujarnya kepada wartawan.

Tingginya kasus Covid-19 ini sendiri diakui oleh Mahdiani membuat dirinya dan keluarga pun juga takut untuk melakukan berbagai aktivitas di luar rumah.

Fenomena Langit yang Terjadi di Juli 2020, mulai Gerhana Bulan Penumbra & Matahari di Atas Kakbah

Kampung Pelangi Banjarbaru, Awalnya Hanya Empat Rumah, Kini Ratusan Rumah Warna-warni

Belum 24 Jam Swab Tes, Warga Awang Landas HST Meninggal Dunia

Akhirnya Sri Mulyani Pastikan Gaji Ke-13 PNS, Pensiunan, TNI dan Polri, Ini Besaran yang Diterima

"Ke Puskesmas saja kami tidak berani lagi, misalnya mau mengajak anak imunisasi juga jadi takut. Apalagi ada pandangan di masyarakat kalau anak panas sedikit, atau flu kemudian diperiksa di Puskesmas lalu divonis begitu (Covid-19)," kata pria yang berdagang sembako di pinggir Jalan Pekapuran Raya ini.

Disinggung mengenai kehidupan masyarakat di sekitarnya, Mahdiani pun mengaku cukup prihatin karena terkesan masih banyak yang acuh dengan Covid-19.

"Disini selalu ramai, baik siang maupun malam. Malam Jumat dan malam Minggu sama saja selalu ramai. Apalagi anak remajanya juga keluyuran," jelasnya.

Mahdiani pun berharap pemerintah untuk terus menggalakkan sosialisasi khususnya terkait dengan protokol kesehatan.

"Kalau bisa lebih disosialisasikan bahkan juga mungkin lebih ada penegasan," tutupnya.

Dari pantauan banjarmasinpost.co.id pada Jumat sore, memang warga di sepanjang Jalan Pekapuran Raya tetaplah ramai melakukan aktivitas.

Tak sedikit warga yang duduk bergerombol baik itu di warung-warung sambil berbincang, dan tidak menjaga jarak. Bahkan masih ada warga yang tidak menggunakan masker, termasuk juga para pengendara yang melewati jalan tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved