Breaking News:

Kisah Inspiratif

Mengunjungi Showroom Limbah Kayu Warga Kintap, Meja Kursi Kreasi Gatot Laku Rp 15 Juta

di tangan terampil Gatot Sugeng Santosa, barang bekas itu teramat berguna bahkan ia sulap menjadi bernilai ekonomi tinggi

banjarmasinpost.co.id/roy
Inilah meja kursi ciamik berbahan limbah kayu ulin bikinan Gatot di Kintap, Tanahlaut.. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Limbah kayu umumnya hanya berakhir jadi arang atau abu.

Namun di tangan terampil Gatot Sugeng Santosa, barang bekas itu teramat berguna bahkan ia sulap menjadi bernilai ekonomi tinggi.

Warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), ini memproduksi meja dan kursi berbahan limbah kayu. Usaha ini mulai ia tekuni sejak 2005.

Bentuk meja kursi bikinannya beraneka ragam sesuai kondisi limbah kayu yang didapatkan.

GRATIS Listrik PLN Bulan Juli 2020, Klaim Login www.pln.co.id atau WA 08122123123

Kim Soo Hyun Tegang dengan Seo Ye Ji untuk Pertama Kalinya, Drama Its Okay Not To Be Okay Kian Seru

Fenomena Alam Langka Temuan Terbaru, Dua Planet Raksasa Menari di Luar Angkasa

Seluruhnya berbahan limbah kayu ulin berupa tonggak di wilayah Kecamatan Kintap dan sekitarnya.

Ia menuturkan umumnya limbah tonggak ulin tersebut berasal dari area hak guna usaha (HGU) perusahaan perkebunan.

Di Kintap terdapat sejumlah perusahaan perkebunan dengan luasan area yang cukup luas, umumnya adalah perkebunan kelapa sawit.

“Masih banyak limbah tonggak ulin di area HGU. Nah, itu yang jadi bahan baku meja kursi bikinan saya,” jelasnya kepada BPost beberapa hari lalu.

Ia membeli limbah tonggak kayu ulin tersebut dari sejumlah warga.
Selain dari wilayah Kintap, kadang bahan bakunya ada juga yang berasal dari wilayah Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu).

Halaman
1234
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved