Breaking News:

Berita Jakarta

Tagihan Listrik Naik padahal Pemakaian Turun? PLN Sebut Ada Sisa Cicilan Bulan Lalu, Kok Bisa Ya?

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan tanggapan atas keluhan tagihan listrik yang kembali disampaikan para pelanggan awal Juli 2020 ini

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi listrik, tagihan listrik membengkak 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Banyaknya keluhan pelanggan non-subsidi yang tagihan listriknya tiba-tiba melonjak, padahal pemakaian turun.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pun memberikan tanggapan atas keluhan tersebut yang kembali disampaikan para pelanggan pada awal Juli 2020 ini.

Sejak awal Juli lalu, keluhan demi keluhan disampaikan kepada PLN melalui Twitter.

Keluhan yang disampaikan sejumlah pengguna Twitter hampir senada.

Mereka mempertanyakan tagihan listrik yang lebih tinggi, sementara pemakaian KWH lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Prediksi dan Susunan Pemain MU vs Bournemouth Liga Inggris, Solskjaer Tak Ingin Kekalahan Terulang

PANDUAN Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 13 Juli 2020 untuk PAUD SD SMP SMA SMK dari Kemendikbud

Jadwal MotoGP 2020 Live Trans 7, Valentino Rossi Umumkan Masa Depannya di MotoGP Spanyol 2020

Salah satunya disampaikan akun Twitter @dimasdyaurr.

Ia mempertanyakan bagaimana cara PLN melakukan penghitungan besaran tagihan karena pemakaian listriknya bulan ini lebih rendah dibandingkan bulan lalu.

Akan tetapi tagihannya justru lebih tinggi.

Saat dihubungi Kompas.com, Jumat (37/2020) siang, Dimas membenarkan keluhan yang disampaikannya.

"Bisa dilihat dari jumlah pemakaian KWH nya, kan itu turun tapi tagihannya naik," kata Dimas.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved