Breaking News:

Berita Kotabaru

Ruas Jalan Tarjun Kotabaru Rusak Parah, Motor Pun Harus Jalan Zig Zag

Beberapa ruas jalan Tarjun, Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru mulai dikeluhkan pengendara.

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kondisi jalan Tarjun mulai rusak di beberapa titik, setiap hari dilintas kendaraan bermuatan beban berat. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Beberapa ruas jalan Tarjun, Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru mulai dikeluhkan pengendara. Selain warga setempat, kondisi kerusakan jalan tak jarang menuai tanya pengedara biasa menggunakan jasa angkutan feri Tarjun-Stagen atau sebaliknya.

Kerusakan jalan di beberapa titik kerap dikeluhkan pengendara, rawan mengakibatkan kecelakaan. Terlebih kendaraan roda, saat melintas di sana kebanyakan berjalan zig zag, untuk menghindari jalan berlubang.

"Untung sebelum diaspal, badan jalannya dirigit (beton) dulu. Andainya tidak pakai rigit--lapisan pondasi bawah (LPB)--sudah lama jadi 'bubur' kondisi jalan ini," keluh Ardian warga Pulaulaut kepada banjarmasin, Jumat (3/7/2020) lalu.

Ardian tidak heran, jika badan jalan baru diaspal beberapa tahun lalu mulai rusak parah di beberapa titik. Selain pengendara melintas di cukup tinggi.

Sikapi Keluhan Warga Tarjun, DLH dan DPRD Kotabaru Janji Cek Dampak Debu yang Diduga dari PT ITP

VIDEO Warga Desa Tarjun Kelumpang Hilir Kotabaru Mengeluh Adanya Debu, Ini Kata PT ITP

Tingkatkan Wisata Air Terjun Sidando Balangan, ini Permintaan Guide Pokdarwis Desa Puyun

Kebanyakan kendaraan melintas di jalan kabupaten (daerah) tersebut mobil angkutan.

Mulai angkutan buah sawit, tanki hingga truk mengangkut batubara untuk kebutuhan perusahaan.

"Kalau hanya kendaraan roda dua atau cuman mobil kecil (minibus) melintas tidak separah itu. Ini kebanyakan melintas yang angkutan berat," urainya kepada banjarmasinpost.co.id.

Berharap pemerintah daerah atau instansi terkait seharusnya sedikit tegas. Atau paling tidak mengurangi beban muatan kendaraan saat melintas di jalan tersebut.

"Kalau muatannya tidak berlebihan, ya paling tidak umur jalan bisa lama," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved