Breaking News:

Berita Kotabaru

Saijul Kritisi Draf Raperda Pengelolaan Kebudayaan, Sebut Tidak Cantumkan Cerita Sejarah di Kotabaru

Sekretaris Umum (Sekum) Kerukunan Lembaga Adat Cantung, Saijul Kurnain meminta Raperda pengelolaan kebudayaan dimatangkan dulu

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Rapat Pansus III membahas Raperda Pengelolaan Kebudayaan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Kebudayaan kini tengah digodok anggota Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kotabaru terkesan 'prematur', sehingga perlu dimatangkan lagi sebelum menjadi sebuah Peraturan Daerah (Perda).

Hal itu diakui Sekretaris Umum (Sekum) Kerukunan Lembaga Adat Cantung, Saijul Kurnain.

Raperda yang akan menjadi sebuah payung hukum terkait Pengelolaan Kebudayaan perlu direvisi, karena tidak satupun mencantumkan tentang banyaknya sejarah di Kotabaru.

"Kalau hanya kesenian dimana-mana ada. Yang kita jual saat ini sejarah kita yang diakui secara nasional. Ya, ini belum termuat di Raperda. Jadi minta revisi dulu," tegas Saijul belum lama tadi menghadiri Rapat Pansus III di DPRD Kotabaru.

Pansus III DPRD Kotabaru Kumpulkan Pelaku Sejarah, Himpun Masukan Raperda Pengelolaan Kebudayaan

Ketua DPRD Kotabaru Alami Kecelakaan Mobil di Kelumpang Hulu, Fortuner Penyok, Begini Kondisi Beliau

Ketua DPRD Kotabaru Dukung Keinginan Bupati Jadikan Kabupaten Kotabaru Daerah Swasembada Pangan

Padahal menurut Saijul yang juga anggota Komunitas Historia Indonesia ini, poin-poin itu pernah diusulkan di beberapa lokakarya, seminar nasional.

Selain adanya PP keputusan Menteri bersama yang memfasilitasi tentang pelestarian kraton, lembaga adat, dan situs-situs sejarah.

"Tapi tidak termuat itu. Sementara Kotabaru secara nasional telah dikenal dengan sering mengikuti event-event nasional," pungkas Saijul.

Sementara itu, Ketua Pansus III Gewsima Mega Putera tidak menepis, Raperda Pengelolaan Kebudayaan yang saat ini tengah digodok di DPRD belum semua mengakomodir.

Maka dari itu, lanjut Putera, beberapa hari lalu mengumpulkan pihak terkait. Mulai Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Pendidikan Kebudayaan Kesbangpol yang membawai lembaga-lembaga adat hingga kearsipan.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved