Pernikahan di Masa Corona
Hadiri Pernikahan, Tamu ini di Acara Perkawinan di HST ini Bawa Handsanitizer
Diakui Mila, menghadiri pernikahan di tengah pandemi virus corona memang sedikit membuatnya waswas.
Penulis: Noor Masrida | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memilih di rumah saja dan menghindari kerumunan adalah pilihan terbaik di saat kondisi pandemi virus corona seperti sekarang ini.
Namun menghadiri pernikahan sahabat baik juga merupakan hal penting bagi Mila (25).
Tenaga kesehatan di salah satu klinik kota Barabai ini tak mau ketinggalan menghadiri momen spesial sahabatnya di desa Banua Asam, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (6/6/2020) silam.
• Di Tengah Pandemi Covid-19, Mempelai di Hulu Sungai Tengah Laksanakan Pernikahan di Bulan Syawal
• Resepsi Pernikahan Hemat di Masa Pandemi, Irfan Pilih Menggabungkan Hari
• Menikah Saat Pandemi Covid-19, Raeysha Adakan Resepsi Kalau Keadaan Sudah Membaik
• Calon Pengantin di HST Tetap Laksanakan Acara Mandi-mandi, Meski Ada Anjuran Tak Berkerumun
Diakui Mila, menghadiri pernikahan di tengah pandemi virus corona memang sedikit membuatnya waswas.
Apalagi pemberitaan kasus positif yang terpapar virus ini juga terus meningkat setiap harinya.
Meski demikian, wanita itu mengaku melakukan beberapa antisipasi saat datang ke acara temannya itu.
"Bawa handsanitezer, tadi datang pakai masker, kalau mau foto saja lepas maskernya," ujar Mila.
Penggunaan handsanitizer pun diakui Mila juga lebih sering ia gunakan.
Tidak hanya sebatas pada tangan namun juga pada lokasi tempat ia duduk.
"Kalau bisa juga sangat menghindari untuk menyentuh benda-benda di sekitar karena kita tidak tahu ada apa di sana," imbuhnya.
Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pernikahan-juga-boleh-digelar-jika-pengantin-berada-di-wilaya.jpg)