Breaking News:

Tarif Rapid Test Mandiri

Hentikan Layanan Rapid Test Mandiri, Penanggung Jawab Klinik Kinibalu Banjarmasin Ungkap Hal ini

menyikapi keputusan pemerintah, Klinik Kinibalu Banjarmasin menghentikan layanan rapid test mandiri sejak Selasa (7/7).

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Klinik Kinibalu sementara stop layanan pemeriksaan rapid test. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara itu menyikapi keputusan pemerintah, Klinik Kinibalu Banjarmasin menghentikan layanan rapid test mandiri sejak Selasa (7/7).

Terlebih dalam surat edaran dinkes, hanya fasyankes tertentu yang bisa mengeluarkan surat keterangan.

Di pagar klinik di Jalan Kinibalu itu pun ditempeli pemberitahuan.

Penanggungjawab klinik, dr Dina Aulia Insani, menyatakan keberatan dengan tarif maksimal tersebut.

Soalnya selain biaya alat, klinik juga harus mengeluarkan sejumlah dana di antaranya untuk alat pelindung diri (APD), jasa analis serta dokter spesialis penanggungjawab.

Kemenkes Batasi Tarif Rapid Test, ini Alasan Klinik di Banjarmasin Patok Tarif di Atas Rp 150 Ribu

Akhirnya Teka-teki Perbuatan Angel Lelga dan Fiki Alman Saat Digerebek Vicky Prasetyo Terungkap

LOGIN www.pln.co.id atau WA 08122123123 untuk Token Listrik Gratis PLN Bulan Juli 2020

“Apalagi kita tahu harga APD masih tinggi. Padahal kami tetap harus melindungi staf yang melakukan pemeriksaan rapid test dengan menggunakan APD yang standar,” kata Dina.

Ia berharap dengan pembatasan tarif maksimal tersebut, pemerintah membuka jalur pembelian APD standar dengan harga yang lebih murah untuk fasyankes.

Terlebih, dalam surat edaran dinkes ada poin harus melakukan pemeriksaan ulang tanpa mengenakan biaya jika terjadi perbedaan hasil pemeriksaan dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Banjarmasin.

“Kami melakukan evaluasi internal dulu dan memastikan perhitungan. Juga mempelajari isi surat edaran. Mungkin setelah itu kami mengajukan izin pelayanan ,” kata Dina. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved