Breaking News:

Rapid Test Mandiri

Kemenkes Batasi Tarif Rapid Test Mandiri Rp 150 Ribu, Dinkes Banjarmasin Tunjuk Tiga Klinik Swasta

Dalam surat Kemenkes yang diterbitkan pada Senin (6/7) itu disebutkan tarif maksimal rapid test Rp 150 ribu.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi rapid test virus corona. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menindaklanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan yang membatasi tarif rapid test secara mandiri.

Dalam surat Kemenkes yang diterbitkan pada Senin (6/7) itu disebutkan tarif maksimal rapid test Rp 150 ribu.

Kadinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, Rabu (8/7), mengatakan telah mengeluarkan surat edaran.

Tak hanya mengenai tarif maksimal, surat juga mencantumkan klinik, rumah sakit dan laboratorium yang dapat dimanfaatkan warga untuk rapid test secara mandiri.

Kisah Pengumpul Limbah Covid-19 di Banjarbaru, Agus dan Rio Ikhlas Lakukan Pekerjaan Paling Berisiko

Onadio Leonardo Minta Vicky Prasetyo Tenang, Gantikan Posisi di Program Okay Boss Trans 7

Fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) swasta di Banjarmasin yang ditunjuk melaksanakan rapid test secara mandiri yaitu Klinik Prodia, Klinik Alesha dan Klinik Asy-Syifa.

“Ada tiga yang sudah ditunjuk, beberapa masih dalam proses,” kata Machli. Proses yang dimaksud Machli termasuk penilaian.

Fasyankes yang sudah mengantongi izin pun wajib mematuhi sederet aturan.

Di antaranya paling lambat 2x24 jam wajib melaporkan temuan reaktif ke Puskesmas di wilayah klien dan menembuskannya ke dinkes.

“Selanjut klien klinik tersebut akan dipantau,” kata Machli.

Fasyankes juga diminta menyampaikan tipe atau merek serta metode pemeriksaan yang digunakan.

Jika terjadi perbedaan hasil pemeriksaan dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Banjarmasin, maka fasyankes diminta melakukan pemeriksaan ulang tanpa mengenai biaya tambahan kepada klien.

Dinkes, menurut Machli, akan mencabut izin penunjukan serta memberi sanksi Fasyankes yang terbukti menaikkan tarif dan melanggar ketentuan. (edisi cetak)

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved