Breaking News:

Kisah Inspiratif

Kisah Pengumpul Limbah Covid-19 di Banjarbaru, Agus dan Rio Ikhlas Lakukan Pekerjaan Paling Berisiko

Meski pekerjaan cukup berisiko terpapar covid-19, Agus dan Rio tetap menjalankan tugas dengan iklas

banjarmasinpost.co.id/aprianto
Persiapan petugas limbah covid sebelum ke lapangan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Persiapan yang matang harus dilakukan Agus Salam dan Rio Erfianto sebelum menjalankan tugas mengumpulkan limbah Covid-19.

Soalnya limbah tersebut termasuk bahan berbahaya dan beracun (B3) infeksius.

Sebelum turun ke lapangan, mereka harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap mulai dari pakaian hazmat, sarung tangan, sepatu pelindung, masker dan pelindung wajah.

Armada yang digunakan untuk mengangkut limbah juga disemprot desinfektan.

Selanjutnya, mereka mulai melakukan tugasnya ke sejumlah tempat untuk mengambil limbah.

Faza Meonk Jadi Juri Lomba Novel dan Webtoon, Berharap Lahirnya Talenta Baru

Onadio Leonardo Minta Vicky Prasetyo Tenang, Gantikan Posisi di Program Okay Boss Trans 7

Tempat-tempat yang didatangi oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru ini yakni tempat layanan fasilitas kesehatan dan lokasi karantina pasien Covid-19 yang ada di Kota Banjarbaru.

Setelah berkeliling ke sejumlah fasiltas kesehatan dan tempat karantina, limbah B3 mereka bawa ke incinerator Rumah Sakit Idaman Daerah (RSID) Banjarbaru untuk dimusnahkan.

Kegiatan ini memang tidak setiap hari mereka lakukan.

Dalam satu pekan hanya satu kali yakni setiap Rabu.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved