Breaking News:

Kisah Inspiratif

Ikan Koi Bawa Hoki bagi Pria Asal Barabai, Modal Awal Rp 500 Ribu Kini Raup Puluhan Juta

Dalam sebulan, Aidi mampu meraup omzet hingga Rp 40 juta, padahal modal awal hanya Rp 500 ribu.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Aidi Rozain 

Cirinya pada bagian perut koi, sisiknya berwarna merah.

Layaknya manusia yang terinveksi covid-19, Koi terkena jamur juga harus melakukan isolasi.

Yap, ikan ini harus diisolasi di akuarium khusus agar tidak menulari Koi lainnya.

Jamur ikan ternyata sangat menular.

Hal itu berdasarkan pengalaman pribadinya yang memelihara lebih dari 40 ekor dalam satu kolam.

Ternyata koi hampir satu kolam mati dan selamat hanya dua ekor.

Pengobatannya, Aidi memberi garam khusus ikan dan methaline blue.

Selain itu, sebelum masuk ke akuarium, biasanya Koi dicuci di baskom dengan PK untuk membunuh bakteri.

“Baru masuk akuarium untuk karantina,” katanya.

Paling penting menurutnya air diberi heater untuk memanaskan suhu air.

Selama pengobatan Koi harus puasa dan tidak boleh makan.

Karena jika diberi makan ikan akan mati.

“Kasihan sudah sakit tidak diberi makan. Diberi makan justru akan membunuh Koi,” jelasnya.

Selain obat dan garam Aidi juga memiliki racikan khusus. “Kalau ini obatnya rahasia,” katanya.

Ia juga berpesan agar pemelihara ikan memperhatikan air. Pasalnya, memelihara ikan harus memelihara air.

(edisi cetak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved