Breaking News:

Berita Tapin

IPNU Tapin Gelar Seminar Online, Angkat Tema Tentang Generasi Berkualitas

Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Tapin dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Tapin gelar seminar daring mengangkat tema Menciftakan Generasi Berkualitas.

HO/IPNU Kalsel
Sejumlah kader IPNU Kalsel melakukan Dialog, Tadarus dan Buka Bersama di Gedung Dakwah NU di Jalan A Yani Km 12 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Tapin dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Tapin menggelar seminar secara daring.

Seminar itu antusias diikuti peserta karena bertema "Generasi Berencana untuk Menciptakan Generasi Berkualitas".

Seminar online itu diikuti 50 peserta menggunakan aplikasi Google Meet, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 14.00 Wita hingga selesai.

Narasumber dalam seminar itu adalah H Noor Ifansyah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin.

Materi yang disampaikan adalah siapa itu remaja, apa yang sering menjadi permasalahan remaja, kondisi yang sering mempengaruhi remaja dan perencanaan apa dalam menjalani kehidupan remaja yang akan datang.

Forum RT Selat Hilir Datangi DPRD Kapuas, Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait ini

Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Ngeluruk ke DPRD Kalsel

Dua Balita Positif Covid-19 di Kabupaten Tanahlaut Masih Jalani Perawatan, Begini Kondisinya

Tiga Debt Collector Gadungan Diringkus Polsek Banjarbaru Barat, Otak Penipuan Masih Buron

H Noor Ifansyah mengatakan dari permasalahan yang diketahui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin dapat membina dan membimbing remaja untuk menjadikan mereka sebagai insan2 pembangunan.

"Pembinaannya melalui program Genre dari BKKBN melalui DPPKB dan juga program pembinaan karakter dari pendidikan," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (10/7/2020).

Program Genre melalui jalur Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk sasaran remaja, dan juga melalui jalur Bina Keluarga Remaja (BKR) untuk sasaran keluarga yang mempunyai remaja.

Noor Ifansyah mengingatkan isu akan adanya bonus demografi pada tahun 2030 sampai tahun 2040 yang akan datang, dimana saat itu usia produktif lebih besar daripada usia non produktif.

"Untuk itu para remaja saat ini perlu dibekali ilmu dan life skill agar mampu menghadapi tantangan. Saat ini kita melihat para remaja adalah sebagai subjek pembangunan dan juga sebagai calon pasangan usia subur," katanya.

Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Tapin, A Syarif Hidayat mengatakan dari seminar ini IPNU tapin mengharapkan para pelajar dan remaja di kabupaten Tapin dapat menjadi generasi yang berkualitas dengan tidak memakai narkoba, nikah dini, sex pra nikah.

Menurutnya para remaja disaat ini masih banyak labil sehingga tidak bisa memilih pertemanannya dengan baik.

"Kami bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved