Breaking News:

Aneka Kue Tradisional Banjar

Lamang Beranak, Penganan Khas Banjar ini Bila Dipotong Mengeluarkan Telur Asin

Dijelaskan dia, dinamakan lamang branak, karena di dalam lamang ada 10 butir telur asin

istimewa
lamang beranak 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bagi pencinta kuliner Banua, lamang (lemang) sudah tak asing lagi.

Penganan dari beras ketan yang dimasak dalam batang bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang.

Gulungan daun berisi beras ketan dicampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam batang bambu lalu dibakar sampai matang, nikmat disantap saat masih panas.

Namun, mendengar nama lamang baranak mungkin terasa asing di telinga.

Konon Resep Bingka Berasal dari Putri Junjung Buih yang Khusus Membuat untuk Kaum Bangsawan

Kue Modern Menyerbu Pasaran, Pais Pisang Khas Banjar Tetap Disuka

"Biasanya di pasaran kita temukan cuma lamang yang biasa saja. Jadi, sekarang ada inovasi baru, lamang yang lagi viral yaitu lamang beranak dalam bumbung," kata Danie Wahyu, pebinis kuliner lamang baranak.

Dijelaskan dia, dinamakan lamang branak, karena di dalam lamang ada 10 butir telur asin.

Memasaknya seperti biasa saja, cuma kata Danie, yang membedakan adalah dari bambu yang dipakai, yakni menggunakan bambu gunung.

Jadi, hasilnya lebih bagus dan lebih lebar, sesuai ukuran bambunya dan juga lebih tahan lama lamang nya.

"Lamang baranak ini bila dimakan sama sambal kacang yang gurih, enak sekali," ceritanya.

Dijelaskannya, harga lamang Rp 165.000 untuk ukuran kurang lebih 1 meter dengan isi telur asin sebanyak 10 biji plus bonus sambal kacang.

Dijelaskan Danie, yang pesan lamang beranak selain seputaran Banjarmasin, Banjarbaru juga sampai ke Kapuas dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved