Breaking News:

Berita Internasional

Terbukti Bunuh Diri, Wali Kota Seoul Park Won-soon Jadi Politikus Paling Terkenal di Korea Selatan

Jika Park terbukti melakukan bunuh diri, dia akan menjadi politikus Korea Selatan yang paling terkenal yang melakukan bunuh diri sejak mantan presiden

Editor: Didik Triomarsidi
AP PHOTO/Lee Jin-man
Dalam foto yang dirilis 5 Juni 2014, nampak Park Won-soon, yang kala itu kandidat Wali Kota Seoul dari Aliansi Politik Baru untuk Demokratik ketika merayakan kemenangan dalam pemilihan wali kota. Pada 9 Juli 2020, Park dilaporkan menghilang setelah memberikan pesan kepada putrinya. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Wali Kota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas di pegunungan. Park diduga meninggal karena bunuh diri sehari setelah dituduh melakukan pelecehan seksual.

Jasad Park Won-soon ditemukan di Gunung Bukak, kawasan Seongbuk-gu Seoul pada Jumat (10/7/2020) dini hari.

Mantan sekretaris Park Won-soon mengadu kepada polisi bahwa dia telah dilecehkan secara seksual oleh Park Won-soon pada Kamis (9/7/2020).

Berdasarkan sebuah dokumen pelaporan yang ditulis oleh korban, Park melakukan pelecehan seksual dan menunjukkan gestur yang kurang pantas terhadap dirinya selama jam kerja.

Setelah bekerja, Park juga dilaporkan mengirimi korban hasil swafoto Park yang hanya bercelana dalam dan disertai komentar bernada cabul.

VIDEO Detik-detik Evakuasi Jasad Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas di Gunung, Kasus Pelecehan Seksual?

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Beli Barang Secara Patungan

RESMI, Jokowi Teken Perpres No 76 Kartu Prakerja Baru, Pendaftaran Gelombang 4 Siap Dibuka?

"Saya meyakinkan diri saya sendiri, di tengah ketakutan dan penghinaan yang luar biasa, bahwa semua ini demi kepentingan Kota Seoul, saya sendiri, dan wali kota," ujar korban berdasarkan dokumen tersebut.

Pihak kepolisian mengonfirmasi aduan yang masuk terhadap Park namun menolak untuk memberikan rinciannya sebagaimana dilansir dari AFP, Jumat.

Dengan kematian Park, berarti penyelidikan terhadap Park secara otomatis ditutup.

Saat jasadnya ditemukan, beragam reaksi muncul dari masyarakat. Ada yang berbela sungkawa atas kematiannya, ada juga yang berkomentar bahwa ia bunuh diri untuk menghindari hukuman karena dilaporkan melakukan pelecehan seksual.

Beberapa pendukungnya bahkan berkumpul di Rumah Sakit Seoul National University saat jenazah Park telah dimasukkan ke dalam rumah sakit itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved