Idul Adha 2020
Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah dan Niat Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2020
Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah dan Niat Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2020 atau Idul Adha 1441 H
Penulis: Noor Masrida | Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID - Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah, simak juga Niat Puasa Arafah jelang Idul Adha 2020.
Beberapa hari menjelang Idul Adha 2020 terdapat anjuran agar berpuasa sunah bagi umat muslim yakni Puasa Tarwiyah dan di artikel ini ada juga Niat Puasa Arafah. Doa Buka Puasa Tarwiyah ada di artikel ini.
Anjuran Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan baca Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) terdapat pada hadits yang diriwayatkan Bukhari berikut:
• Ini Jadwal Puasa Arafah Lengkap Bacaan Niat, Tata Cara Serta Doa Buka Puasa Jelang Idul Adha 1441 H
Ibnu Abbas r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda,
ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام يعني أيام العشر قالوا: يا رسول الله! ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك شيء
Artinya : “Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya ; Ya Rasulullah! Walaupun jihad di jalan Allah ? Rasulullah menjawab: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya (menjadi syahid).” (HR. Bukhari).
Berdasarkan anjuran tersebut, di bulan dzulhijjah ini, sudah selayaknya kita turut mengamalkan puasa ini.
Nah bagi kamu yang melaksanakan ibadah sunnah puasa Tarwiyah hari ini, berikut bacaan do'a buka puasa yang dilafalkan sebelum menyantap makanan dan minuman.
Doa Berbuka Puasa 1
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Allahumma laka shumtu wa'ala rizqika afthortu dzahaba-dh-dhama'u wabtalatil 'uruqu wa tsabatal ujru insya-Allah ta'ala
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu lah aku berpuasa, atas rezeki-Mu lah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insya Allah,"
Doa Berbuka Puasa 2
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih,"
Nah setelah melaksanakan puasa Tarwiyah hari ini, Anda bisa melanjutkannya dengan berpuasa Arafah keesokan harinya.
Adapun niat puasa Arafah sebagaui berikut,
نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لله تعالى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala.

Namun jika Anda (muslimah) sedang berhalangan untuk berpuasa, maka ada sejumlah amalan lain yang bisa dilakukan.
Dikutip dari TribunStyle.com yang melansir islamqa.info, wanita haid boleh melakukan seluruh ibadah kecuali shalat, puasa, tawaf di ka’bah, dan i’tikaf di masjid.
Menghidupkan bulan dzulhijjah tidak hanya dengan berpuasa atau salat sunnah, namun dengan seluruh jenis amal ibadah.
1. Berzikir
Perbanyak dzikir, yaitu dengan mengucapkan doa, tahlil, tahmid, dan sejenisnya.
Perbanyak kata-kata subhanallah, alhamdulillah, la ilaha illallah, Allahu akbar, subhanallahi wabihamdih, subhanallahil 'azhim, dan lainnya.
2. Berdoa
Tingkatkan doa kepada Allah Ta'ala, baik untuk urusan dunia dan akhirat.
3. Membaca Al Quran
Wanita haid boleh membaca Al Quran tanpa menyentuh mushafnya atau bisa dengan membaca Al Quran terjemahan.
4. Beristighfar
Perbanyaklah mengucap istigfar (astaghfirullah) dan mengingat-ingat semua kesalahan dan dosa-dosa kita lalu berjanji tak mengulanginya.
Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan tentang bagaimana umat muslim harusnya melaksanakan shalat ied bagi perempuan yang sedang berhalangan.
Lalu bagaimana dengan perempuan yang sedang haid? apakah wanita haid boleh ikut ke masjid atau ke lapangan?
Perempuan yang sedang berhalangan, hendaklah tetap dibawa ke lokasi shalat ied.
"Kami diperintahkan mengeluarkan perempuan yang sedang berhalangan keluar (ke lokasi shalat ied) tetapi tidak diminta sholat," ucap UAS membacakan hadist tentang anjuran tersebut.
"Untuk apa? Mendengar khutbah," lanjutnya.
Karenanya, Ustadz Abdul Somad juga menganjurkan pada para pengkhotib agar bersuara lantang serta menyampaikan khutbah dengan semangat.
"Itulah kesempatan emas dia mendengarkan syiar," ungkap Ustadz Abdul Somad.
Dilanjutkan UAS, orang yang selama ini bahkan jarang ke masjid, dia mungkin saja datang ke mesjid. orang yang sibuk bekerja datang saat shalat ied.
"Tujuan shalat ied itu untuk mendengarkan khutbah, kalau cuma shalat dua rakaat pun bisa," terang Ustadz Abdul Somad.
• Cara Aktivasi Kuota Gratis 10 GB, Paket Internet Murah 30GB Cuma Rp 25 Ribu dari Promo Telkomsel
• LIVE Fox Sports! Link Live Streaming UFC 251 Kamaru vs Jorge Masvidal, Calon Lawan Conor McGregor
Banjarmasinpost.co.id/noor masrida