Breaking News:

Kriminalitas Regional

Bocah Polos 11 Tahun Dinikahkan ke Pria Tunanetra 44 Tahun, Ternyata Korban Perkosaan Sang Ayah

Sang ayah mencoba menutupi perbuatan bejadnya dengan menikahkan anaknya dengan seorang penyandang disabilitas tunanetra berinisial B berusia 44 tahun.

ISTIMEWA
Pernikahan terpaut 39 tahun di Pinrang, Sulawesi Selatan, ternyata mempelai pria merupakan korban pencabulan ayah tirinya. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang ayah berinisial S (39), di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, tega mencabuli anak tirinya SF (11) selama dua tahun.

Akibat perbuata bejadnya itu, S harus berurusan dengan polisi.

Tak hanya itu, pelaku juga mencoba menutupi perbuatannya dengan menikahkan korban dengan seorang penyandang disabilitas tunanetra berinisial B berusia 44 tahun.

Polisi menduga, pernikahan tersebut hanya untuk menutupi aib keluarga.

“Pernikahan itu hanya menutupi aib kelakuan ayah tiri karena telah melakukan kekerasan seksual selama dua tahun terakhir. Ia kemudian menikahkan sang anak tiri dengan bujang berusia 44 tahun tunanetra dari Makassar,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Prawira Negara, Jumat (10/7/2020).

Dicabuli di usia 10 tahun

Berdasarkan keterangan polisi, pencabulan dilakukan saat korban berusia 10 tahun.

Pelaku S, menurut Prawira, juga mengancam korban untuk tidak melaporkan ke orang lain.

Selain itu, berdasar pengakuan S, pelaku mencabuli sebelum pernikahan korban.

“Terakhir dia sempat lagi melakukan itu saat SF belum dinikahkan dengan saudara B,“ kata aku Sappe di depan Polisi.

Halaman
12
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved