Berita Kalsel

Gelombang Besar di Laut Jawa, KSOP Banjarmasin akan Mengeluarkan Maklumat Syahbandar

Dalam beberapa hari belakangan ini, gelombang Laut Jawa tampak tinggi, sehingga sangat berbahaya bagi kapal lokal yang berlayar melalui Laut Jawa.

Penulis: Jumadi | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Jumadi
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Dr Capt Mugen S Sartoto 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam beberapa hari belakangan ini, gelombang Laut Jawa tampak tinggi, sehingga sangat berbahaya bagi kapal lokal yang berlayar melalui Laut Jawa.

Kapal lokal yang dimaksud, seperti Perahu Layar Motor (PLM), Kapal Layar Motor (KLM) maupun kapal besi yang berukuran standar.

Sebab apabila terjadi gelombang besar, maka kapal lokal ini akan terombang-ambing di tengah laut.

Dampak gelombang besar, maka kapal lokal harus menunda berlayar, walau angkutannya sudah lengkap dan siap berlayar. Biasanya nakhoda kapal lokal harus bertahan di pelabuhan, sambil menunggu gelombang normal kembali.

Berbeda dengan kapal pengangkut kontiner yang mampu mengangkut ratusan kontiner, sebab dia memiliki tenaga ribuan Groos Tonage (GT).

Terkait hal itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan ( KSOP) Kelas I Banjarmasin, Dr Capt Mugen S Sartoto, Minggu (12/7/2020) mengatakan, apabila terjadi gelombang besar dan cuaca buruk, berdasarkan maklumat pelayaran dari Dir KPLP/Dirjen Hubla, maka biasanya akan mengeluarkan Maklumat Syahbandar.

Relawan Senior Meninggal, Begini Kesan Jajaran Damkar Kabupaten Banjar

Anggota Ditnarkoba Polda Kalsel Bergumul dengan Tersangka, Sita 15 Ineks dan 2 Belati

Serunya Lomba Mancing di Desa Penggalaman Martapura, Targetnya Ikan Gabus atau Iwak Haruan

Jelang Kunjungan Aster Kasad, Danrem 101/Antasari Tinjau Lokasi TMMD

Namun pada prinsipnya tidak ada pelarangan berlayar, karena jika kapal, dan pengawakan sudah laik laut dan cara pemuatan yang memiliki stabilitas bagus, dan nakhoda cakap berlayar dengan aman, maka dapat diberikan persetujuan berlayar. Jadi bahasa pelarangan berlayar kurang tepat.

Ditambahkannya, Syahbandar akan mengingatkan kepada nakhoda mengenai cuaca buruk, dan forecasting beberapa jam ke depan berdasar berita cuaca BMKG.

"Sedangkan untuk kapal yang mengangkut penumpang (seperri kapal roro), tentunya ada perhatian khusus, karena selain faktor keselamatan, juga ada faktor kenyamanan saat cuaca buruk.

Sementara itu, Syamsudi salah satu ekspedisi yang memiliki kapal lokal mengakui bahwa dalam beberapa hari yang lalu memang sempat satu mingguan cuaca buruk.

Tetapi mulai kemarin (Sabtu) cuacanya udah bagus. Namun diperkirakan Selasa (14/7) besok cuaca kurang bersahabat.

" Kemarin kapal yang dari Kota Banjarmasin tujuan ke Surabaya, Gresik dan Kumai. Begitu juga kapal dari Makassar, Surabaya dan Gresik berangkat dengan tujuan Banjarmasin.

(Banjarmasinpost.co.id/jumadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved