Breaking News:

Berita HSU

Dua Pekan Buka Operasional, Wisata Candi Agung Amuntai Mulai Ramai Kunjungan

Dua pekan setelah objek wisata Candi Agung Amuntai di Kelurahan Sungai Malang kembali dibuka untuk umum, kunjungan mulai kembali ramai.

istimewa
Wisata Candi Agung Amuntai 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Dua pekan setelah objek wisata Candi Agung di Kelurahan Sungai Malang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, kembali dibuka untuk umum, kondisinya berangsur memulih. Pengunjung mulai banyak yang berdatangan.

Para pembaca doa yang sebelumnya sempat menggunakan lahan parkir untuk menggelar tempat untuk membantu pengunjung membacakan doa saat ini sudah kembali ke tempat asal. Yaitu tak jauh dari bangunan utama dari Candi Agung.

Setidaknya ada lima orang pembaca doa yang setiap hari melayani para pengunjung untuk meminta pembacaan doa. Ada  juga fasilitas untuk mandi menggunakan air telaga yang masih menjadi bagian dari objek Wisata Candi Agung.

Meskipun telah dibuka untuk umum jelas tetap memperhatikan protokol kesehatan bagi siapapun yag memasuki wilayah ini. Jamilah salahsatu pembaca doa mengatakan diirnya bersyukur dengan kembali dibukanya Candi Agung.

VIDEO Pantai Batakan di Kabupaten Tanahlaut, Banyak Permainan dan Asri Pepohonan Cemara

Pengelola Wisata di Hulu Sungai Tengah Mulai Siapkan Fasilitas Protokol Kesehatan Covid-19

Gelombang Besar di Laut Jawa, KSOP Banjarmasin akan Mengeluarkan Maklumat Syahbandar

Kabar Duka, Pengisi Suara Doraemon Meninggal Dunia, Nurhasanah Iskandar Susul Shizuka

Karena menjadi pembaca doa di Candi Agung sudah dilakukan berpuluh tahun sejak orangtua mereka. “Kami tidak pernah meminta atau menentukan tarif untuk pengunjung namun biasanya pengunjung memberi seikhlasnya,” ujarnya.

Terpisah Plh Kepala UPT Candi Agung Subeli mengatakan saat ini Candi Agung mulai ramai setelah kembali dibuka, seluruh pengunjung diminta untuk tetap  mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan sebalum masuk dan menjaga jarak.

Meskipun pihak pengelola sudah berkurang pendapatannya karena sempat ditutup berapa lama namun dengan dibuka kembali saat ini pihak pengelola berharap bisa kembali memenuhi target retribusi.

Untuk Objek wisata candi agung sendiri memiliki target retribusi sebesar Rp 200 juta pertahun. Dengan biaya masuk yaitu Rp 4000 untuk orang dewasa maka diharapkan kedepan bisa semakin ramai namun tetap mentaati protokol kesehatan pencegahan Covid 19.

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) juga terus berupaya untuk memaksimalakan pendapatan daerah meskipun ditengah pandemi Covid 19.

Kepala BPPRD HSU Galuh Bungsu Sumarni mengatakan pendapatan dari pajak dan retribusi daerah saat ini masih dijalankan. Beberapa kali sosialisasi juga dilakukan untuk mayarakat agar tetap taat dalam pembayaran retribusi dan pajak.

Target pendapatan daerah 2020 sekitar Rp 1,1 triliun yang bersumber dari pendapatan asli daerah sekitar Rp 110 miliar, dari bagian dana perimbangan sekitar Rp 716 miliar dan dari pendapatan lain yang sah sekitar Rp 294 miliar.

“Sambil melihat perkembangan penerimaan kalau memang hasilnya menurun maka di APBD Perubahan kemungkinan target akan diturunkan,” ujarnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved