Breaking News:

Berita Hulu Sungai Selatan

Pedagang Asal Jawa Tengah Ini Aktif Pasarkan Produknya di Kandangan

Warga asal Sragen pasarkan produk kerajinan rotan dan bambu di Kota Kandangan, Kabupaten HSS, Kalsel, dan cukup laku.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Salman, warga Sragen, Jawa Tengah, saat mangkal di simpang lima menjajakan barang kerajinan rotan dan bambu di Jalan A Yani, Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Selasa (14/7/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASIBPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pedagang keliling produk kerajinan rotan dan bambu, kini meramaikan Kandangan, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ).

Di pinggir-pinggir jalan protokol strategis seperti Jalan A Yani simpang lima Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Tihung, mereka menjajakan produk-produk tersebut. 

Seperti, aneka tudung berbahan bambu, anyaman plastik, sapu dari bunga rating, centongvdari tempurung kelapa, sapu lidi, nyiru dan jenis produk lainnya berbahan rotan dan bambu.

Penuturan Saman, salah satu pedagang dari Sragen, Jawa Tengah, mengaku baru satu bulan lebih menjual secara keliling produk kerajinan dari Purbalingga tersebut. Menggunakan gerobak dorong,.

Dia mengatakan pemasaran secara keliling cukup efektif menarik perhatian pembeli ketimbang hanya dipajang di toko atau di depan rumah. 

Gelar Komunikasi Sosial dengan Pemkab HSS, Kodim 1003 Kandangan Berharap Tingkatkan Kemitraan

Penyampaian KU-PPAS 2021 Dianggap Telat, Enam Fraksi DPRD HSS Walkout dari Sidang Paripurna

SDN Hamalau Raih Bintang Satu Keamanan Pangan, Bupati HSS Serahkan Piagam Penghargaannya

Mobil Tangki Bahan Bakar Jatuh dari Jembatan di Kecamatan Angkinang HSS, Sopir dan Penumpang Selamat

"Alhamdulillah, tiap hari ada saja yang membeli. Cukup buat hidup sehari-hari selama merantau ke Kalimantan," ungkap Salman.

Menurutnya, produk tersebut dipasok langsung dari Purbalingga dan dikirim melalui jasa ekspedisi Penitipan.

Salman tak sendiri, karena ada beberapa pedagang lain dari Jateng yang juga mencari rezeki di Bumi Antaludin. Salman sendiri menyewa tempat tinggal di Jalan alih Idut. 

Dia mengaku sering merantau ke berbagai daerah di Indonesia memasarkan barang kerajinan tradisional olahan tangan tersebut.

"Sebelumnya saya pernah ke Merauke. Jadi merantau bukan untuk tinggal menetap. Hanya untuk mencari nafkah. Paling tiga bulanan, saya kembali ke Sragen,"tutur Salman.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved