Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

REI Kalsel Minta Perbankan Beri Kelonggaran Kredit Perumahan untuk Pekerja Non Fixed Income

Sejak Pandemi Corona melanda Indonesia, termasuk di Kalsel, animo masyarakat membeli rumah menurun dratis capai level di bawah 50 persen.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Perumahan subsidi 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASIN POST.CO.ID - Kebijakan new normal yang dilakukan pemerintah sekarang ini diharapkan membantu percepatan perekonomian dan salah satunya peningkatan daya beli perumahan.

"Pelaku UMKM, perhotelan, kuliner dan lain-lain diharapkan bisa bangkit kembali dan berimbas ke perumahan," papar Ketua DPD Real Eastate Indonesia (REI) Kalsel, Ahyat Sarbini, Selasa (14/7/2020).

Diakui dia, sejak Pandemi Corona melanda Indonesia, termasuk di Kalsel, animo masyarakat membeli rumah menurun dratis, di bawah 50 persen.

Apalagi, lanjut Ahyat, ada kebijakan dari Perbankan berkaitan relaksasi mengajukan kedit rumah MBR selama Pandemi Corona, hanya anggota Polri dan TNI serta PNS yang mendapat persetujuan.

"Perbankan sangat selektif dengan membatasi konsumen rumah MBR hanya untuk pekerja yang memiliki penghasilan tetap atau fixed income seperti anggota Polri, TNI dan PNS," paparnya.

Diharapkan, akses tersebut juga diberikan kepada para pekerja non-fixed income. "Kami sudah mengusulkan agar pekerja non fixes income jangan diperketat atau labgsung diputus," ungkapnya.

Menurutnya, penyediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini memang pembelinya dari kalangan tersebut.

Ditambahkan Ahyat, selama new normal, ada geliat peningkatan daya beli masyarakat terhadap perumahan, tapi tidak siginifikan.

"Mudah-mudahan usulan kami agar ada kelonggaran bagi pekerja non fixes. Income, sehingga pembelian rumah kembali normal," ucapnya.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved