Breaking News:

Superball

Viral Wasit Dipukuli Pemain, PSSI Kalsel Ikut Bersikap

Asprov PSSI Kalsel ikut bersikap dengan kejadian buruk dialami seorang wasit saat memimpin turnamen amatir alias fun game antara Champas FC vs Yutaka

banjarmasinpostgroup/syaiful anwar
Ketua Harian Asprov PSSI Djumaderi Maserun. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalsel ikut geram dengan kejadian buruk dialami seorang wasit saat memimpin turnamen amatir alias fun game antara Champas FC vs Yutaka di stadion Patriot Chandrabaga, kota Bekasi Minggu kemarin.

Seorang pemain Champas FC menginjak wajah wasit karena tidak terima dengan keputusan wasit yang dianggapnya banyak salah dan merugikan timnya. Padahal wasit yang bertugas hanya 1, tanpa didampingi asisten wasit.

Akibat perbuatan tersebut,wasit yang bernama Muhidin menderita lebam di wajahnya. Pelaku utama aksi diketahui berinisial ND mantan pemain Jakarta United di Liga 3 musim lalu.

Meskipun kejadian ini terjadi di laga non resmi, Asprov PSSI DKI Jakarta dikabarkan telah mengetahuinya dan melarang pemain tersebut untuk bermain di kasta sepakbola DKI Jakarta.

Bukan Lagi Sesama Pemain, Kali Ini Adu Jotos di Lapangan Bola Libatkan Wasit Italia, Hukumannya?

5 Laga Terburuk dalam Sejarah Liverpool karena Wasit yang Blunder atau Match Fixing!

Gagal Promosi ke Liga 1, Frans Sinatra Huwae : Wasit Selalu Rugikan Martapura FC

Ketua Harian Asprov PSSI Djumaderi Maserun mengatakan sudah melihat video kejadian itu dan mengutuk tindakan yang dilakukan pemain terhadap wasit.

"hal ini tentu sangat tidak dibenarkan apapun tindakan wasit di lapangan namun penganiayaan yang dilakukan sudah sangat tidak pantas," kata Djumaderi geram.

Djumaderi berharap PSSI setempat segera bertindak dengan memberi sanksi kepada pemain sehingga kejadian ini tidak terulang lagi.

"misalnya hal ini terjadi di Kalsel tentu sanksi nya kan berat minimal lima tahun larangan berkecimpung di sepak bola tanah air," ujar Djumaderi.

Okto Dilarang Bermain Bola Selama 6 Bulan, Disanksi Gara-gara Tusuk Perut Wasit Pakai Tiang Bendera

Djumaderi pun berharap kejadian itu tidak terjadi di benua karena bisa mencoreng nama baik sepakbola Kalsel. lagi dalam kejadian itu hanya pertandingan gembira sehingga tidak perlu terlalu ngotot untuk memenangkan laga.

"Masa pertandingan gembira sampai terjadi pemukulan terhadap wasit. Nyaris disebut tuntas apalagi video yang sedang viral," pungkas dia.

(banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved