Breaking News:

Berita Kalteng

Air Mencapai Atap Rumah, Ratusan Korban Banjir Empat Kecamatan Lamandau Kalteng, Mengungsi

Kondisi tersebut memaksa warga yang menjadi korban banjir untuk sementara mengungsi di berbagai tempat dan meninggalkan rumahnya yang terendam air

BPBD Lamandau
Para pengungsi korban banjir di Kabupaten Lamandau yang ditampung di tempat pengungsian 

Editor: Eka Dinayanti

 BANJARMASINPOST.CO.ID, LAMANDAU - Banjir akibat luapan Sungai Lamandau , Kalimantan Tengah, yang melanda Kabupaten Lamandau telah membuat ratusan warga pada empat kecamatan setempat mengungsi.

Ketinggian air sudah mencapai sebagian atap rumah warga.

Kondisi tersebut memaksa warga yang menjadi korban banjir untuk sementara mengungsi di berbagai tempat dan meninggalkan rumahnya yang terendam air.

"Kami tidak bisa lagi tidur di rumah karena airnya tinggi mencapai atap rumah, terpaksa mengungsi ke penampungan yang disediakan pemerintah," kata Ancah salah satu warga korban banjir yang ditampung di pengungsian, Kamis (16/7/2020).

2 CARA Klaim Token Listrik Gratis PLN Juli 2020, Chat WhatsApp 08122-123-123 dan Login www.pln.co.id

Permintaan Keluarga Ashanty pada Millendaru Pasca Datang ke Rumah Anang, Ibu Azriel: Hargai Kami

Komentar Baim Wong di Foto Raffi Ahmad dan Presiden Jokowi Bikin Heboh, Suami Paula Tulis Ini

Dikatakannya, banjir yang melanda tempatnya tersebut, sepanjang sejarah sangat parah, karena yang terdampak cukup luas dalam kejadian banjir tahun 2020 ini.

"Ini memang luar biasa dampaknya, sudah banyak desa yang terdampak, bahkan jalan trans Kalimantan juga sempat terendam hingga belasan titik, tapi saat ini banjir sudah masuk ke kecamatan kota," ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Lamandau, warga yang mengungsi di Posko dan dapur umum per 15 Juli 2020 hingga pukul 14.14 Wib, ada empat kecamatan yakni, Kecamatan Lamandau memcapai 105 KK, Kecamatan Belantikanraya mencapai  248 KK atau 772 Jiwa, Kecamatan Bulik memcapai 141 KK atau 479 jiwa.

Selain itu, dari Kecamatan Bulik Timur yang jumlahnya mencapai35 KK atau 104 Jiwa, sehingga total
keseluruhan warga yang mengungsi mencapai 529 KK atau sebanyak 1.355 Jiwa, para pengungsi ini menempati 27 tempat pengungsian

Sementara itu, perhatian korban banjir ditunjukkan para ibu yang tergabung dalam relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lamandau.

Mereka membantu warga dengan memberikan makanan siap saji di sejumlah rumah warga yang terdampak banjir dan kesulitan berbelanja lantaran jalan atau akses keluar rumah terendam air.

"Kami sedih melihat anak-anak dan sebagian warga yang tidak bisa memasak dan berbelanja kebutuhan pokok karena kondisi rumah dan jalan masih tergenang air," ujar satu relawan.

banjarmasinpost.co.id / Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved