Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Mencurigakan, Sani Dilaporkan Warga ke Polisi, Ternyata Bandar Besar Narkoba di Palangkaraya

Kelakuan Sani berbinis barang haram tersebut, sudah dicurigai warga setempat sejak lama karena kerap bertemu dengan orang yang mencurigakan.

polresta palangkaraya
Berhasani alias Sani berumur 44 tahun diamankan polisi karena ingin mengedarkan sabu-sabu di Jalan Eka Sandehan, Kelurahan Petuk Ketimpun, Palangkaraya, Kalteng 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Peredaran sabu di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, kian marak.

Ini terbukti, semakin banyak pelaku pengedar maupun penyalahgunaan narkotika di Kota Cantik yang ditangkap polisi selama pandemi covid -19 ini.

Salah seorang bandar narkoba yang diduga sudah sering berjualan barang haram tersebut di Kecamatan Rakumpit, Kamis (16/7/2020) mendekam di kamar tahanan Mapolresta Palangkaraya.

Ia kedapatan akan mengedarkan barang haram tersebut di Jalan Eka Sandehan, Kelurahan Petuk Ketimpun, Palangkaraya.

Komentar Baim Wong di Foto Raffi Ahmad dan Presiden Jokowi Bikin Heboh, Suami Paula Tulis Ini

Kabar Duka bagi Warga Banjarmasin, Kai Api Tutup Usia di RSUD Ansari Saleh

Foto Atta Halilintar Bareng Yuni Shara Muncul Pasca Lamaran Aurel, Kakak Krisdayanti Jadi Sorotan

Bandar Narkoba bernama Berhasani alias Sani berumur 44 tahun tersebut, tak bisa berkutik ketika polisi menangkapnya, dalam satu operasi.

Dia ditangkap lengkap dengan barang bukti sabu sebanyak 117 paket dengan berat keseluruhan mencapai 52,1 gram.

Kelakuan Sani berbinis barang haram tersebut, sudah dicurigai warga setempat sejak lama karena kerap bertemu dengan orang yang mencurigakan.

Akhirnya warga melaporkan tindakan Sani yang mencurigakan tersebut hingga dia ditangkap Rabu (15/7/2020) petang.

Kasat Resnarkoba Polresta Palangkaraya, Kompol Wahyu Edi Priyanto, Kamis (16/7/2020) menerangkan, pelaku merupakan seorang residivis kasus narkotika yang berhasil diringkus berkat adanya laporan dari masyarakat dan upaya penyelidikan yang dilakukan oleh anggotanya.

“Kami mengkategorikan pelaku sebagai bandar besar peredaran narkoba di Palangkaraya ini, dalam operasi penangkapannya dari tangannya kami amankan sebanyak 117 paket sabu-sabu seberat 52,1 Gram yang sudah siap edar dan omzet penjualannya bisa mencapai puluhan juta rupiah,” ujarnya.

Akibat barang haram tersebut, pelaku kini harus mendekam di rutan Polresta Palangkaraya untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, demi mengungkap jaringan peredaran illegal narkotika di Kota Palangkaraya lainnya.

"Akibat perbuatanya, dia terancam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan pidana penjara maksimal 20 tahun,” ujar Wahyu.

banjarmasinpost.co.id / Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved